Kabar BUMN - Wakil Menteri BUMN sekaligus Komisaris PT PLN (Persero), Aminuddin Ma’ruf, memastikan kesiapan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di sepanjang Tol Trans Jawa dan Sumatra untuk melayani masyarakat selama Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.
Aminuddin meninjau langsung SPKLU di Rest Area KM 43 A ruas tol Jakarta - Merak, didampingi Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo.
Aminuddin memberikan apresiasi atas langkah PLN yang mempersiapkan SPKLU untuk menghadapi lonjakan pengguna kendaraan listrik.
Baca Juga: KAI Logistik Dukung Kemandirian UMKM Difabel dengan Program Pelatihan Wirausaha
Menurutnya, penggunaan mobil listrik diprediksi naik 2,5 hingga 3 kali lipat dibandingkan tahun lalu.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, jumlah SPKLU di sepanjang jalur mudik telah ditingkatkan delapan kali lipat, dari 64 unit pada tahun sebelumnya menjadi 500 unit saat ini.
“Tadi sudah kita cek, semua kendaraan terlayani tanpa antre. Kenaikan 2,5 kali lipat pengguna juga direspons dengan peningkatan kapasitas 8 kali lipat dari tahun kemarin,” ujar Aminuddin.
Baca Juga: Lowongan Magang BUMN Bidang Teknologi Informasi di PT Asuransi Jasa Indonesia, Daftar Sekarang!
Darmawan Prasodjo menyebutkan bahwa PLN kini memiliki 3.069 unit SPKLU yang tersebar di 2.096 lokasi di seluruh Indonesia.
Tidak hanya itu, sebanyak 6 ribu personel telah disiagakan untuk menjaga operasional SPKLU selama 24 jam nonstop.
“Kami memastikan masyarakat pengguna mobil listrik untuk mudik tidak akan menghadapi kendala kehabisan daya di tengah perjalanan."
Baca Juga: 5 Minuman Khas Natal dari Seluruh Dunia, Penghangat Perayaan Penuh Kekhidmatan
"Pola konsumsi SPKLU telah kami petakan dari tren tahun sebelumnya,” ungkap Darmawan.
Untuk mempermudah pengguna kendaraan listrik, PLN menyediakan fitur Trip Planner dalam aplikasi PLN Mobile.
Fitur ini membantu pengguna merencanakan perjalanan dengan informasi lengkap mengenai lokasi SPKLU, jarak tempuh, hingga kebutuhan daya kendaraan.