rilis-bumn

Pastikan Operasional Lancar, Menteri PU Tinjau Segmen Gending–Kraksaan Tol Probolinggo–Banyuwangi

Rabu, 25 Desember 2024 | 14:30 WIB
Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo melakukan kunjungan lapangan ke Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi Segmen Gending–Kraksaan. (DOK.Jasa Marga)

Kabar BUMN – Untuk memastikan kelancaran jalur fungsional Tol Probolinggo–Banyuwangi Segmen Gending–Kraksaan, Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, melakukan inspeksi langsung ke lokasi.

Kunjungan ini disambut hangat oleh Direktur Utama PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB), Adi Prasetyanto, serta Gunadi Antariksa, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Timur-Bali, beserta jajaran.

“Saya berharap tol fungsional ini bisa benar-benar memberikan manfaat untuk memperlancar jalan bagi yang mau berlibur ke Bali dan juga bisa mengurangi kemacetan di jalan nasional," ungkap Dody Hanggodo.

Baca Juga: Difabel in Action Vol 2, Ruang Berkarya untuk Anak Disabilitas Persembahan PIEP

"Selama fungsional dua hari ini juga sudah baik," tambahnya.

Dody juga menyatakan, pembangunan jalan tol ini masih belum selesai 100%, sehingga dengan mengedepankan sisi safety untuk kenyamanan dan kelancaran pengendara, jalan tol fungsional ini hanya dibuka satu arah dan satu jalur saja.

“Targetnya (secara keseluruhan) segmen ini akan selesai di Juli 2025.’’ jelasnya.

Baca Juga: Inspirasi Aktivitas Natal 2025: Seharian di Rumah Tetap Bisa Seru!

Pembangunan Tahap I Tol Probolinggo–Banyuwangi mencakup jalur dari Probolinggo hingga Besuki, yang terbagi dalam tiga paket pekerjaan konstruksi.

Saat ini, Paket 1 (Segmen Gending–Kraksaan) sepanjang 10,35 km telah berstatus fungsional.

Sementara itu, Paket 2 (Segmen Kraksaan–Paiton) dan Paket 3 (Segmen Paiton–Besuki) masih dalam tahap pengerjaan untuk mendukung kelancaran konektivitas di wilayah tersebut.

Baca Juga: Lowongan Magang BUMN Bidang Teknologi Informasi di PT Asuransi Jasa Indonesia, Daftar Sekarang!

Diharapkan jalan tol ini dapat memangkas waktu perjalanan dan menjadi jalur alternatif untuk mengurangi kemacetan di jalur utama pada jalan Pantura serta memberikan kemudahan bagi masyarakat yang akan bepergian di musim libur Nataru.

Sejak dioperasikan secara fungsional pada tanggal 21 Desember 2024 mulai pukul 06.00-16.00 WIB, hingga 22 Desember 2024 jalan tol fungsional ini telah dilewati sejumlah 5.000 lebih kendaraan.

Halaman:

Tags

Terkini