Dengan adanya Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi yang terkoneksi dengan Jalan Tol Trans Jawa akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah sekitar, khususnya Probolinggo, Situbondo, Banyuwangi, dan sekitarnya.
Baca Juga: PLN Siap Jaga Pasokan Listrik Saat Natal dan Tahun Baru di Sumatra
Sektor-sektor ekonomi akan semakin berkembang seiring dengan akses yang cepat dan lancar yang mempermudah transportasi dan logistik antar wilayah serta membantu memperlancar perjalanan para pemudik dan wisatawan yang menuju berbagai destinasi wisata di Jawa Timur, khusunya yang melintasi wilayah Probolinggo dan sekitarnya.
Tidak hanya menghadirkan konektivitas, rencana pembangunan Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) pada Paket 3 (Segmen Paiton–Besuki) menawarkan nilai tambah berupa panorama sunrise yang memukau.
TIP ini diharapkan menjadi destinasi wisata singkat yang menarik bagi pengendara.
Baca Juga: Pastikan Kelancaran Nataru 2024, Menko PMK dan Stakeholder Tinjau Pelabuhan Merak
Tol ini dikelola oleh PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi, yang merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN).
Kepemilikannya terdiri dari PT Jasa Marga (Persero) Tbk sebesar 97,18%, PT Brantas Abipraya (Persero) sebesar 2,81%, dan PT Waskita Toll Road sebesar 0,01%.***