rilis-bumn

Meriahkan Sukacita Natal dan Tahun Baru, Listrik PLN Hadir di 14 Dusun Terpencil NTT

Rabu, 25 Desember 2024 | 21:35 WIB
Setelah bertahun-tahun hidup tanpa akses listrik, warga Dusun 3 Desa Kauniki, Kecamatan Takari, Kupang, kini bersiap menyambut Natal dengan cahaya lampu PLN yang baru saja menjangkau desanya. (DOK. PLN)

Kabar BUMN - Senyum bahagia tampak di wajah Nahor Boki, warga Dusun 3 Desa Kauniki, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang.

Setelah bertahun-tahun hidup tanpa akses listrik, ia dan keluarganya kini bersiap menyambut Natal dengan cahaya lampu PLN yang baru saja menjangkau desanya.

“Kami senang sekali akhirnya bisa merasakan masuknya listrik ke dusun kami. Seluruh warga sudah tidak sabar untuk segera memasang listrik di rumah masing-masing,” tutur Nahor dengan mata berbinar.

Baca Juga: Infrastruktur SPKLU PLN Siap Layani Lonjakan Pengguna Kendaraan Listrik Saat Libur Nataru

Cerita seperti Nahor kini terdengar di 14 dusun terpencil yang tersebar di Pulau Timor, Rote, Alor, dan Sabu, Nusa Tenggara Timur (NTT).

PT PLN (Persero) melalui PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTT telah menyelesaikan pembangunan infrastruktur kelistrikan yang memungkinkan sekitar 2 ribu keluarga menikmati listrik 24 jam penuh.

PLN berhasil membangun jaringan tegangan menengah (JTM) sepanjang 38,97 kilometer sirkuit (kms), jaringan tegangan rendah (JTR) sepanjang 96,03 kms, serta 19 gardu berkapasitas total 950 kilovolt ampere (kVA).

Baca Juga: PLN Siap Jaga Pasokan Listrik Saat Natal dan Tahun Baru di Sumatra

Penjabat Bupati Alor, Zeth Sony Libing, mengungkapkan rasa syukurnya, meski medannya sulit, PLN berhasil mewujudkan mimpi masyarakat untuk menikmati listrik.

“Semoga dengan hadirnya listrik dapat memberikan manfaat yang baik bagi masyarakat setempat,” ujarnya.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan komitmen PLN untuk mewujudkan keadilan energi, termasuk di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Baca Juga: PLN Group Diganjar 42 Penghargaan dari Ditjen EBTKE Kementerian ESDM, Apresiasi Atas Konsistensi Pengembangan Energi Hijau

“Listrik adalah kebutuhan primer. Melalui pembangunan ini, kami mendukung Pemerintah dalam memastikan pemerataan listrik sebagai wujud nyata sila kelima Pancasila,” ungkap Darmawan.

Bagi masyarakat di 14 dusun tersebut, hadirnya listrik membawa harapan baru. Tak hanya memungkinkan kehidupan sehari-hari menjadi lebih nyaman, tetapi juga membuka peluang ekonomi, pendidikan, dan sosial yang lebih baik.

Halaman:

Tags

Terkini