rilis-bumn

Kontribusi bagi Ketahanan Energi Nasional, PT Pertamina Hulu Mahakam Telah Operasikan Migas Lapangan Bekapai Selama Setengah Abad

Jumat, 27 Desember 2024 | 16:30 WIB
PHM merayakan usia emas ke-50 tahun Lapangan Bekapai di Balikpapan, pada 7 Desember 2024 lalu. (Dok. PHM)

“Pencapaian HSSE yang solid ini merupakan bukti komitmen dari seluruh tim, baik dari tim Lapangan Bekapai maupun tim pendukung lainnya yang ada di PHM dan PHI, dalam menjalankan aktivitas produksi dengan risiko seminimal mungkin sehingga menciptakan lingkungan kerja yang aman dan meminimalkan dampak terhadap alam sekitar,” imbuh Setyo.

Ia juga menjelaskan, Lapangan Bekapai dikembangkan secara intensif dalam enam tahap selama tahun 1974 hingga tahun 1985.

Baca Juga: Pertamina Hulu Mahakam Capai 1 Tahun Tanpa Kecelakaan Kerja, Bukti Komitmen Keselamatan dan Keberlanjutan Operasi Migas

Kapasitas produksi terus meningkat hingga mencapai titik puncaknya yaitu 50 ribu barel minyak per hari (BOPD) pada akhir tahun 1978 hingga 1979.

Setyo menegaskan, Perusahaan terus berkomitmen untuk selalu menerapkan berbagai macam teknologi dan inovasi guna menekan laju penurunan produksi alamiah akibat lapangan yang sudah mature.

“Kami percaya bahwa keekonomian yang baik pada proyek proyek hulu migas, terutama untuk lapangan yang mature, akan menjamin keberlanjutan investasi dan produksi migas Indonesia,” imbuh Setyo.

Baca Juga: Jaket WPS-4 Meluncur, Tonggak Awal PT Pertamina Hulu Mahakam di Proyek Sisi Nubi AOI

Saat ini Lapangan Bekapai mengoperasikan 30-40 sumur aktif.

Ke depan, pengembangan lapangan masih berlanjut dengan sejumlah proyek yang direncanakan pada tahun 2025, termasuk penambahan sumur-sumur pengembangan baru.

Salah satu inisiatif strategis yang diusung adalah pemanfaatan kembali dua platform kepala sumur yakni Bravo Juliet dan Bravo Bravo.

Baca Juga: Konsisten Terapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan, PT Pertamina Hulu Mahakam Raih Penghargaan Tertinggi SKK Migas

Langkah ini mencerminkan pendekatan inovatif dan efisiensi operasional yang terus diupayakan dalam menjaga produktivitas serta optimalisasi sumber daya.

Komitmen untuk terus mendukung produksi migas nasional juga diwujudkan PHM melalui kesuksesan penyelesaian Proyek Bekapai Artificial Lift (BKPAL) berupa pemasangan gas-lift compressor berkapasitas 12 MMSCFD di anjungan existing Bekapai dengan gas-lift yang diinjeksikan ke sumur-sumur di anjungan Bekapai BG dn BL pada 24 Mei 2024.

Setyo menjelaskan, Proyek BKPAL ini merupakan salah satu proyek inovatif yang penting karena diharapkan dapat mendukung penambahan produksi 2.000 bopd.

Baca Juga: Pertamina Hulu Mahakam Resmikan 3 Proyek Strategis di WK Mahakam untuk Dongkrak Produksi Migas Nasional

Halaman:

Tags

Terkini