Kabar BUMN - PT Hotel Indonesia Natour (HIN) atau InJourney Hospitality melakukan transaksi share swap PT Wijaya Karya Realty (WIKA Realty) yang dimiliki InJourney Hospitality dengan saham milik PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) di PT Hotel Indonesia Properti (HIPro).
Share swap InJourney Hospitality dengan WIKA ini dalam rangka integrasi dan peningkatan nilai hotel BUMN.
Penandatanganan share swap dilakukan Direktur Utama WIKA Agung Budi Waskito dan Direktur Utama InJourney Hospitality Christine Hutabarat dan Direktur Utama WIKA Realty Ferry Safaria tanggal 19 Desember 2024.
Baca Juga: Penghargaan Bergengsi untuk InJourney Hospitality di Top Digital Award 2024
Penandatanganan disaksikan Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo dan Direktur Utama InJourney Maya Watono beserta jajaran.
PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) (InJourney) mencanangkan inisiatif strategis transformasi Injourney Hospitality untuk mengelola dan mengoptimalkan potensi aset hotel BUMN.
Salah satunya melalui transaksi kepemilikan 50,99% saham HIPro (yang sebelumnya merupakan SPV holding hotel milik PT WIKA Realty) oleh Injourney Hospitality.
Transaksi tersebut dilakukan melalui mekanisme share swap atas kepemilikan 22,57% saham WIKA Realty yang dimiliki InJourney Hospitality kepada WIKA, dengan 50,99% saham HIPro yang dimiliki WIKA kepada InJourney Hospitality.
HIPro sendiri saat ini memiliki 11 portofolio hotel diantaranya Merusaka Nusa Dua, Truntum Kuta, Truntum Padang, Grand Inna Medan, Grand Inna Tunjungan, Grand Inna Malioboro, Grand Inna Samudra beach, Inna Tretes, Khas Parapat, Inna Sindhu Beach Hotel dan Inna Bali Heritage.
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo menyampaikan “Dalam 5 tahun ini, Transformasi HIN menjadi InJourney Hospitality menghadirkan atmosfir baru, brand, terobosan dan hotel berstandar internasional serta berdaya saing menjadi bukti pencapaian BUMN.
Ke depannya, ia menambahkan, diharapkan sinergi ini dapat menghadirkan inovasi dan perubahan besar untuk mendorong peningkatan kualitas pariwisata menuju Indonesia yang lebih maju dan berdaya saing.
Sebelumnya, juga telah dilaksanakan penandatanganan Shareholder Agreement dan Side Agreement Transaksi Pengambilalihan Saham HIPro dalam rangka integrasi dan peningkatan nilai hotel BUMN pada tanggal 4 Desember 2024 lalu.