rilis-bumn

Menteri PU Dody Hanggodo Menyapa Posko Infrastruktur Nataru 2024/2025, Jasa Marga Sampaikan Kondisi Real Time Lalin JMTC

Sabtu, 28 Desember 2024 | 16:30 WIB
Jasa Marga sampaikan kondisi lalin Nataru yang terpantau secara realtime melalui JMTC kepada Menteri PU. (Dok. Jasa Marga)

Hendra mengatakan, Rest Area Travoy 379A hingga tanggal 24 Desember 2024 masih tergolong lancar dan tidak terjadi antrean.

Baca Juga: 490 Ribu Kendaraan Keluar Jabotabek: Pantauan Jasa Marga Selama H -7 s.d H-5 Libur Hari Natal 2024

“Di Rest Area Travoy 379A dalam pantauan kami masih tergolong ramai lancar dan tidak terjadi antrean kendaraan di dalam rest area.

"Situasi lalu lintas di ruas tol Semarang-Batang juga masih tergolong aman dan ramai lancar, belum terjadi kepadatan kendaraan,” katanya.

Direktur Utama PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB), Adi Prasetyanto, menjelaskan bahwa sejak difungsionalkannya Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi Segmen Gending-Kraksaan pada 21 Desember 2024, lalu lintas di ruas tol tersebut terpantau lancar. 

Baca Juga: Kembali Raih Predikat Informatif, Jasa Marga Sukses Pertahankan Penghargaan Tertinggi Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2024

“Segmen Gending-Kraksaan yang telah kami fungsionalkan selama libur Natal dan Tahun Baru ini dioperasikan untuk mempermudah perjalanan masyarakat, khususnya yang menuju wilayah Jawa Timur bagian timur.

"Hingga saat ini, arus lalu lintas di ruas tersebut tergolong lancar tanpa hambatan berarti,” ungkapnya.

Direktur Utama PT Jasamarga Japek Selatan (JJS), Charles Lendra, memaparkan rencana kesiapan jalur fungsional di Ruas Tol Jakarta-Cikampek II Selatan.

Baca Juga: H-7 s.d H-6 Libur Natal 2024, Jasa Marga Catat 307 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek

Dalam penjelasannya, Charles menegaskan bahwa penerapan jalur fungsional akan sangat bergantung pada kondisi dan situasi lalu lintas di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, terutama jika terjadi antrean panjang di GT Kalihurip Utama (Kalitama).

“Penerapan jalur fungsional akan disesuaikan dengan kondisi lalu lintas di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, khususnya saat terjadi antrean di GT Kalitama.

"Jika antrean di GT Kalitama mencapai satu kilometer selama satu jam, maka jalur fungsional akan diberlakukan berdasarkan diskresi dari pihak kepolisian,” ujar Charles.

Baca Juga: Jasa Marga Umumkan Diskon Tarif Tol 10% untuk Perjalanan Jakarta-Semarang Saat Libur Nataru 2024/2025

Lebih lanjut, Charles menambahkan bahwa kebijakan ini direncanakan untuk diterapkan selama periode arus balik, guna mendukung distribusi lalu lintas dari arah Bandung menuju Jakarta dan mengurangi potensi kemacetan.

Halaman:

Tags

Terkini