rilis-bumn

Pastikan Pasokan Energi, Komisaris Utama Pertamina Tinjau Sarfas BBM, LPG, dan Avtur di Bali

Selasa, 31 Desember 2024 | 15:00 WIB
Komisaris Utama Pertamina meninjau sarfas BBM, LPG, dan Avtur di Bali guna memastikan pasokan energi tetap optimal selama libur akhir tahun 2024. (Dok. Pertamina)

Kabar BUMN – Pertamina Patra Niaga menunjukkan komitmennya untuk menjaga ketersediaan energi menjelang perayaan tahun baru 2025 di Bali dan sekitarnya.

Komisaris Utama Pertamina (Persero) Muhammad Iriawan bersama Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan, melakukan kunjungan ke berbagai terminal BBM, LPG, dan Avtur di Bali pada akhir Desember.

Lokasi yang dikunjungi meliputi Serambi MyPertamina, Aviation Fuel Terminal (AFT) Ngurah Rai, Fuel Terminal (FT) Sanggaran Denpasar, hingga Integrated Terminal (IT) Manggis Karangasem Bali.

Baca Juga: Akhir Tahun Seru di Jakarta: Saksikan Air Mancur Tirta Cerita dan Drone Show Gratis di TMII

Dalam kunjungannya di IT Manggis, Iriawan menegaskan pentingnya menjaga ketahanan stok energi, terutama selama masa puncak liburan akhir tahun.

"Sarfas yang andal di IT Manggis tentu adalah salah satu faktor untuk mewujudkan pelayanan energi yang prima ke masyarakat Bali."

"Pertamina Patra Niaga sebagai garda depan Pertamina harus mampu memenuhi kebutuhan BBM dan LPG dengan baik," ujarnya.

Baca Juga: Kesempatan Terakhir! Poin Gembira Festival 2024 dari Telkomsel Ditutup Hari Ini

IT Manggis memiliki peran strategis sebagai terminal BBM terbesar di Bali, sekaligus menjadi pusat distribusi untuk wilayah kepulauan Nusa Tenggara.

Riva Siahaan menambahkan, kunjungan ini tidak hanya bertujuan memantau sarfas, tetapi juga memastikan implementasi aspek Health, Safety, Security & Environment (HSSE).

Menurutnya, konsistensi dalam menjalankan program HSSE sangat penting untuk melindungi keselamatan operasional dan menjaga lingkungan.

Baca Juga: Maliq & D'Essentials akan Tampil di Stasiun Jogja Besok, Siap Hibur 200 Penonton!

"Komitmen terhadap HSSE tidak hanya melindungi pekerja dan fasilitas, tetapi juga berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan dan reputasi perusahaan," tambahnya.

Teknologi pemantauan dan sistem manajemen lingkungan yang diterapkan membantu memitigasi dampak negatif terhadap masyarakat dan ekosistem sekitar.

Halaman:

Tags

Terkini