rilis-bumn

Tutup Tahun 2024, Field Adera Capai Produksi Gas Tertinggi Sejak Dikelola Pertamina pada Tahun 1983

Jumat, 3 Januari 2025 | 15:00 WIB
PT Pertamina EP Field Adera mencatat rekor produksi gas tertinggi di akhir 2024, mendukung target produksi migas nasional 1 juta BOPD pada 2030. (Dok. Pertamina)

Kabar BUMN – Menutup tahun 2024, PT Pertamina EP Field Adera berhasil mencatatkan pencapaian luar biasa dengan produksi gas tertinggi sejak dikelola oleh Pertamina pada 1983.

Di bawah naungan Pertamina EP Regional Sumatera Subholding Upstream, Field Adera menghasilkan 22,53 MMSCFD gas, melampaui target dengan capaian sebesar 226,6%.

Prestasi ini memberikan kontribusi signifikan terhadap target ambisius pemerintah untuk mencapai produksi migas 1 juta BOPD pada tahun 2030.

Baca Juga: PT Pegadaian Angkat Dwi Hadi Atmaka sebagai Sekretaris Perusahaan yang Baru

Keberhasilan ini tidak lepas dari kolaborasi erat semua pemangku kepentingan.

General Manager Zona 4, Djudjuwanto, menyampaikan apresiasi mendalam atas peran pemerintah, masyarakat, dan mitra kerja.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan dari semua pihak."

Baca Juga: Berlakukan Diskon 10% pada 3 Januari 2025, Jasa Marga Catat Lebih dari 179 Ribu Kendaraan Kembali ke Jabotabek

"Penerapan prinsip ESG telah membantu kami mencapai pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan tanpa mengabaikan tanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat,” ujarnya.

Di sisi lain, Manager Adera Field, Adam S. Nasution, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian ini.

"Alhamdulillah, pada tanggal 17 Desember 2024, Field Adera mencatatkan sejarah dengan produksi gas tertinggi sebesar 20,46 MMSCFD," ungkapnya.

Baca Juga: Kolaborasi TJSL PLN EPI dan PLN Energi Gas Dorong Pelestarian Kain Tenun Samarinda

Ia menambahkan bahwa keberhasilan ini adalah hasil kerja keras semua pihak dan doa seluruh pekerja serta keluarga yang terlibat.

Field Adera terus berkomitmen menjalankan operasi sesuai standar internasional dan visi perusahaan untuk menjadi pemain migas hulu nasional berkelas dunia.

Halaman:

Tags

Terkini