Kabar BUMN - Pemerintah bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan PT Hutama Karya (Persero) terus mendorong percepatan pembangunan Jalan Tol Palembang - Betung di Sumatera Selatan.
Proyek sepanjang 69,19 km ini menjadi bagian penting dari Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang menghubungkan Lampung hingga Aceh.
"Jalan Tol Palembang - Betung saat ini dalam tahap penyelesaian konstruksi dan akan menjadi penghubung strategis di Pulau Sumatera," ungkap Miftachul Munir, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).
Baca Juga: Petrokimia Gresik Kirimkan 54 Taruna Makmur ke Daerah, Dukung Percepatan Swasembada Pangan
Pembangunan jalan tol ini diproyeksikan dapat memperlancar distribusi logistik dan hasil pertanian utama Sumatra seperti karet dan kelapa sawit.
Hal ini sejalan dengan tujuan pemerintah untuk mendorong efisiensi transportasi barang dan meningkatkan daya saing komoditas lokal.
Jalan Tol Palembang - Betung dibagi menjadi tiga seksi utama.
Baca Juga: Telkomsel Hadirkan Promo Netflix Bundle Data, Harga Paket Mulai Rp49.900
Seksi I Palembang – Rengas sepanjang 21,5 km ditargetkan selesai pada triwulan II tahun 2026.
Seksi II Rengas – Pangkalan Balai sejauh 33 km diproyeksikan rampung pada triwulan III tahun 2025, sedangkan Seksi III Pangkalan Balai – Betung sepanjang 14,69 km direncanakan selesai pada triwulan I tahun 2026.
Jika sudah beroperasi penuh, jalan tol ini akan memangkas waktu perjalanan dari Palembang ke Betung yang sebelumnya memakan waktu hingga 3,5 jam menjadi hanya sekitar 1 jam.
Proyek ini juga akan dilengkapi dengan empat simpang susun dan gerbang tol yang tersebar di Gandus, Rengas, Pulau Rimo, dan Pangkalan Balai.
Selain itu, jalan tol ini juga menjadi bagian dari jaringan Jalan Tol Kayu Agung - Palembang - Betung sepanjang 111,6 km.