Kabar BUMN – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC) dan PT Suryalaya Anindita International, yang mengelola Meliá Bali Hotel, resmi memperpanjang perjanjian Land Utilization & Land Development Agreement (LUDA) untuk Lot N1 di kawasan The Nusa Dua, Bali.
Perpanjangan ini diumumkan hari ini, 7 Januari, di Hotel Gran Meliá, Jakarta.
Kerjasama yang telah berlangsung hampir 50 tahun sejak 18 April 1983 kini diperpanjang untuk 30 tahun, hingga 17 April 2063.
Baca Juga: 3 Tempat di Korea Selatan yang Jadi Lokasi Syuting Serial Squid Game 2
Selain itu, terdapat opsi perpanjangan tambahan selama 20 tahun lagi, yang memungkinkan masa kerja sama ini mencapai 100 tahun.
Perpanjangan kerja sama ini menegaskan kepercayaan PT Suryalaya Anindita International terhadap ITDC dan potensi kawasan The Nusa Dua, Bali sebagai destinasi wisata unggulan di Indonesia.
Diharapkan melalui kerjasama berkelanjutan dapat memperkuat posisi The Nusa Dua sebagai kawasan pariwisata bertaraf internasional yang mampu berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan industri pariwisata nasional.
Baca Juga: Kompetisi EPC Semakin Baik, WIKA Raih Kontrak Baru Rp19,96 Triliun
Meliá Hotels and Resorts, salah satu dari lima hotel pertama yang dibangun di The Nusa Dua, kini tengah menjalani renovasi menyeluruh dengan peningkatan produk menjadi Paradisus by Meliá Bali.
Transformasi ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk mendukung program rejuvenasi properti hotel di kawasan The Nusa Dua.
Tak hanya itu, transformasi ini juga dapat meningkatkan standar layanan akomodasi, serta menjaga daya saing kawasan dalam industri pariwisata global.
Direktur Komersial ITDC, Troy Warokka mengatakan, “Kerja sama ini tidak hanya menjadi bukti nyata keberhasilan kolaborasi jangka panjang antara ITDC dan PT Suryalaya Anindita International, tetapi juga mencerminkan komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan fasilitas di kawasan The Nusa Dua."
Kehadiran Paradisus by Meliá Bali, lanjut dia, diharapkan mampu memberikan nilai tambah yang signifikan.