"Kami yakin seluruh proyek akan selesai tepat waktu dan tepat mutu, untuk mendukung Presiden Prabowo dalam menyelesaikan pembangunan di IKN," kata Adjib.
Baca Juga: 4 Tempat Makan Organik di Bali, Tawarkan Kuliner Menyehatkan dengan Konsep Ramah Lingkungan
Teknologi seperti Building Information Modeling (BIM) untuk integrasi desain, mmGPS untuk presisi pekerjaan, serta optimalisasi sumber daya manusia menjadi andalan.
Proyek juga dikelola dengan fokus pada kelestarian lingkungan serta Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3).
Di sisi lain, pembangunan Masjid Negara IKN juga menjadi perhatian. Proyek ini, yang desainnya unik dengan kubah menyerupai sorban, telah mencapai progres 58,54% dan ditargetkan rampung pada Juli 2025.
Baca Juga: 10 Kereta Api dengan Rangkaian Eksekutif New Generation, Pilihan Tepat untuk Perjalanan Nyaman
Adjib juga menyoroti kemajuan proyek strategis lain, seperti Sarana dan Prasarana 1B (75,22%), Jalan Tol Segmen P. Balang–Sp. Riko (55,37%), dan Jaringan Perpipaan Air Limbah 1 dan 3 KIPP (38,08%).
Hutama Karya menegaskan komitmennya untuk mendukung pembangunan IKN sebagai simbol kemajuan bangsa.
“Harapannya setelah selesai, infrastruktur yang dibangun oleh Hutama Karya akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat."
Baca Juga: Rebut Kesempatan Kerja di BUMN! Info Loker PT GDPS untuk Lulusan SMK
"Mulai dari peningkatan aksesibilitas melalui jalan tol, fasilitas kesehatan berstandar internasional, bandara modern, hingga masjid dengan arsitektur menakjubkan."
"Semua ini akan mendukung visi IKN sebagai kota masa depan yang berkelanjutan,” tutup Adjib. ***