Adapun PT Pertamina Patra Niaga selaku Subholding Commercial & Trading yang bergerak di bisnis hilir migas juga berhasil mendapatkan skor BBB dari Lembaga MSCI.
Baca Juga: Prestasi Gemilang HSSE Elnusa di Tahun 2024: Komitmen untuk Keamanan dan Keberlanjutan
Pencapaian nilai yang lebih tinggi pada aspek intensitas karbon 97% lebih rendah daripada rata-rata industri peer-nya serta capaian community relations di lingkungan sekitar operasi bisnisnya yang di atas rata-rata industri yang sama membuktikan Pertamina mampu menjalankan bisnis hilir migas dengan tetap mengutamakan aspek lingkungan, sosial dan tata kelola yang baik.
PT Pertamina International Shipping (PIS) selaku Subholding Integrated Marine & Logistic juga berhasil meraih skor ESG BBB dari MSCI dengan skor tertinggi di sektor industri shipping nasional.
Hal ini menunjukkan komitmen PIS sebagai perusahaan logistik dan angkutan energi dalam mengelola risiko ESG jangka panjang.
Baca Juga: Mau Glamping di Ciwidey Bandung? Pertimbangkan Tempat-Tempat Ini
Subholding New & Renewable Energy melalui Pertamina NRE juga berhasil memperoleh peringkat BBB dari MSCI, ini menjadi bukti bahwa Pertamina menjadi pemimpin di bidang bisnis energi baru dan terbarukan.
Ini menjadi bukti bahwa Pertamina telah siap menjalankan transisi energi dan mendorong swasembada energi nasional.
Sedangkan PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) selaku Subholding Refining & Petrochemical berhasil meraih peringkat BB dari MSCI.
Baca Juga: Kolaborasi Inovatif Brantas Abipraya dan Desa Cikole untuk Desa Wisata Bebas Sampah
Peringkat ini menunjukkan kemampuan KPI dalam mengelola risiko dan peluang ESG di sub-industri pengolahan migas.
Peringkat tersebut juga menunjukkan keunggulan KPI dibandingkan industry peers di sektor pengolahan dalam aspek emisi karbon, peluang teknologi bersih, serta kesehatan keselamatan.
“Pertamina dan Subholding berikut anak usaha akan terus meningkatkan implementasi ESG untuk mencapai target menjadi perusahaan energi kelas dunia yang patuh pada tata kelola yang baik, ramah lingkungan serta bertanggung jawab,” tandas Fadjar.***