Kabar BUMN — PERURI menjalin kerja sama strategis dengan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendag RI) dalam pertemuan yang berlangsung pada Kamis (9/1) di Gedung Utama Kemendag, Jakarta Pusat.
Pertemuan ini dihadiri oleh jajaran direksi PERURI, termasuk Direktur Utama Dwina Septiani Wijaya, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Fajar Rizki, serta Direktur Digital Business Farah Fitria Rahmayanti.
Di sisi lain, Menteri Perdagangan RI Budi Santoso bersama Plt. Sekretaris Jenderal Kemendag Isy Karim dan Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Mardyana Listyowati turut serta dalam diskusi ini.
Baca Juga: Menhan RI Didampingi Sejumlah Pejabat Tinggi Tinjau Fasilitas Produksi Munisi PT Pindad di Malang
Topik utama yang dibahas adalah potensi kerja sama implementasi layanan digital milik PERURI di Kemendag.
Sebagai perusahaan teknologi keamanan tinggi yang bergerak di percetakan sekuriti dan layanan digital, PERURI menegaskan komitmennya sebagai GovTech Indonesia.
"PERURI siap menjadi mitra strategis dalam mewujudkan ekosistem pemerintahan yang lebih transparan, modern, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat," kata Dwina Septiani Wijaya.
Baca Juga: PT Berdikari Sedang Cari Karyawan Magang Assurance & Consulting, Lowongan Dibuka hingga 20 Januari
Fokus utama kerja sama ini mencakup inovasi seperti sertifikat elektronik, tanda tangan digital, dan layanan berbasis keamanan data untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan operasional pemerintahan.
Respon positif diberikan oleh Kementerian Perdagangan terhadap langkah PERURI ini.
Menurut Kemendag, digitalisasi merupakan elemen penting dalam mendukung pengembangan perdagangan nasional dan ekspor.
Baca Juga: Rayakan Imlek di Museum Mandiri Jakarta, Ada Immersive Exhibition LunarSiva
Teknologi yang dihadirkan PERURI diyakini dapat menjadi solusi peningkatan efisiensi serta daya saing Indonesia di pasar global.
Selain itu, diskusi juga mencakup pengamanan dokumen perdagangan elektronik serta pengembangan sistem ekspor berbasis digital untuk mempercepat proses transformasi sektor perdagangan.