Kabar BUMN – PT Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (TASPEN) Persero mengingatkan peserta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan yang kerap mengatasnamakan TASPEN, pejabat, maupun karyawannya.
Penipuan ini sering terjadi melalui saluran komunikasi seperti surat, email, telepon, atau pesan instan.
Beberapa modus umum yang ditemukan termasuk klaim palsu terkait pencairan kenaikan gaji pensiun, bonus, permintaan data pribadi seperti nomor TASPEN dan rekening, hingga permintaan pembayaran untuk dana bantuan atau pembagian deviden.
Baca Juga: Ingin Camping Menggunakan Campervan? Simak Tips Berikut Agar Liburan Tetap Nyaman di Tengah Alam
TASPEN menegaskan tidak pernah meminta data pribadi, nomor rekening, maupun pembayaran untuk layanan apapun.
Informasi resmi hanya disampaikan melalui saluran resmi, yaitu: situs web www.taspen.co.id, Call Center 1500919, email resmi taspen@taspen.co.id.
Email keluhan tanya.taspen@taspen.co.id, media sosial @taspen, dan layanan pelanggan Taspen Care.
Baca Juga: Pengumuman Pemenang Poin Gembira Festival 2024 Telkomsel Semakin Dekat, Catat Tanggalnya!
Henra, Corporate Secretary TASPEN, menyampaikan bahwa masyarakat perlu berhati-hati terhadap informasi mencurigakan.
“Kami menegaskan bahwa TASPEN tidak pernah meminta informasi pribadi atau pembayaran melalui email, SMS, WhatsApp, atau saluran serupa."
"Abaikan pesan mencurigakan, jangan berikan data pribadi, dan jangan lakukan pembayaran apapun,” ujar Henra.
Jika menerima pesan seperti itu, peserta dapat melaporkannya ke tanya.taspen@taspen.co.id atau Call Center 1500919.
Untuk melindungi peserta, TASPEN terus memperkuat pengawasan dan mengimplementasikan langkah-langkah pencegahan.