Kabar BUMN - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan 37 proyek ketenagalistrikan yang tersebar di 18 provinsi, termasuk pembangkit listrik, jaringan transmisi, dan gardu induk.
Upacara peresmian berlangsung di Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Jatigede, Sumedang, Jawa Barat pada Senin (20/1).
Proyek ini menjadi salah satu yang terbesar di dunia dengan kapasitas total mencapai 3,2 Gigawatt (GW), sebagian besar berasal dari energi bersih.
Baca Juga: Loker BUMN Terbaru untuk Lulusan SMA, PT MUM Buka Posisi Account Officer untuk Area Indramayu
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan rasa bangganya atas peresmian ini.
“Mungkin ini peresmian proyek energi terbesar di dunia yang kita resmikan, 3,2 Gigawatt (GW) sekaligus,” ujarnya.
Proyek ini meliputi 26 pembangkit listrik dengan kapasitas 3.222,75 Megawatt (MW) dan 11 jaringan transmisi serta gardu induk sepanjang 739,71 kilometer sirkit (kms).
Baca Juga: Detik-Detik Pengumuman Pemenenang Poin Gembira Festival 2024 dari Telkomsel, Ini Linknya!
Dengan adanya infrastruktur ini, ketahanan energi nasional akan semakin kuat dan pemerataan pasokan listrik dapat terwujud.
Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya sektor ketenagalistrikan dalam menunjang kemajuan Indonesia.
“Betapa penting energi yang kita butuhkan untuk melangsungkan transformasi bangsa kita."
Baca Juga: Digitalisasi Pertamina Kunci Efisiensi, Perkuat Ketahanan dan Swasembada Energi
"Kita ingin menjadi negara modern, negara maju. Kita ingin meningkatkan kesejahteraan bangsa Indonesia,” tambahnya.
Ia juga menegaskan bahwa Indonesia terus melakukan transformasi ke energi yang ramah lingkungan, berfokus pada energi baru dan terbarukan (EBT).