Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, turut memberikan pendapatnya terkait proyek ini.
Ia menyebutkan bahwa peresmian proyek ini sejalan dengan komitmen Presiden dalam transisi energi dari fosil ke energi terbarukan.
“Ini adalah salah satu proyek ketenagalistrikan terbesar di dunia yang kita resmikan bersama-sama,” tegas Bahlil.
Bahlil juga menjelaskan bahwa pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi 8 persen, dan untuk itu, penyediaan energi yang berkelanjutan menjadi prioritas.
Baca Juga: Solo Traveling ke Yogyakarta Wajib Mampir ke 6 Destinasi Wisata Berikut
Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, menyampaikan komitmen PLN dalam mendukung program pemerintah.
PLN berfokus pada pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang berbasis EBT, dengan tujuan menyukseskan swasembada energi.
“PLN siap menjalankan penugasan dari pemerintah untuk memberikan akses listrik yang merata,” kata Darmawan.
Sebagian besar dari 26 pembangkit listrik yang diresmikan adalah pembangkit berbasis energi bersih, seperti Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTM).
Darmawan menjelaskan, proyek ini juga akan menciptakan ribuan lapangan kerja baru dan mendukung perekonomian nasional.
“Proyek ini tidak hanya memberikan suplai listrik yang andal untuk masyarakat, tetapi juga akan mendukung perekonomian dan menciptakan lapangan pekerjaan baru,” pungkasnya.
***