rilis-bumn

PLTGU Muara Tawar dan Tambak Lorok Resmi Beroperasi, Siap Pasok Listrik Jawa-Bali

Rabu, 22 Januari 2025 | 09:00 WIB
Presiden RI meresmikan PLTGU Muara Tawar dan Tambak Lorok, proyek strategis Hutama Karya yang siap memasok listrik ke wilayah Jawa-Bali. (Dok. Hutama Karya )

Kabar BUMN – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi meresmikan 37 proyek strategis ketenagalistrikan nasional milik PT PLN.

Proyek tersebut mencakup 26 pembangkit listrik serta 11 transmisi dan gardu induk dengan total kapasitas 3,2 Gigawatt (GW).

Peresmian yang berlangsung di PLTA Jatigede, Sumedang, Jawa Barat, pada Senin (20/1) ini menandai langkah besar dalam ketahanan energi nasional.

Baca Juga: 4 Bukit di Sumatra yang Menyajikan Pemandangan Indah dan Menawan

Dua dari proyek yang diresmikan merupakan hasil karya PT Hutama Karya (Persero), yaitu PLTGU Muara Tawar berkapasitas 650 Megawatt (MW) di Bekasi, Jawa Barat, dan PLTGU Tambak Lorok Blok 3 berkapasitas 779 MW di Semarang, Jawa Tengah.

PLTGU Tambak Lorok telah diserahterimakan kepada PLN Indonesia Power pada Agustus 2024.

Peresmian ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, baik secara langsung maupun daring.

Baca Juga: Lebih Tinggi 34 Persen, Wijaya Karya Bangunan Gedung Targetkan Kontrak Baru Rp3,5 Triliun pada 2025

Secara offline, hadir Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri PUPR Dody Hanggodo, serta Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo.

Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan, turut menyaksikan acara ini.

Sementara itu, melalui online acara di Proyek PLTGU Muara Tawar dihadiri oleh Direktur Keuangan PT PLN Nusantara Power Dwi Hartono, perwakilan dari PT PLN Enjiniring, Doosan Enerbility Co., Ltd, serta Hutama Karya.

Baca Juga: Lowongan Magang Desain Interior DAMRI, Kesempatan Emas untuk Pengalaman Kerja Nyata!

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas proyek-proyek pembangkit listrik yang telah berhasil diselesaikan.

“Ini peresmian proyek energi terbesar di dunia mungkin yang kita resmikan, 3,2 Gigawatt sekaligus."

Halaman:

Tags

Terkini