Kabar BUMN - PT Pertamina Internasional EP (PIEP) kembali membuktikan komitmennya dalam penerapan prinsip anti penyuapan dengan berhasil mempertahankan sertifikat ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP).
Proses audit resertifikasi dilakukan pada 15-16 Januari 2025 sebagai langkah untuk memastikan penerapan sistem ini di seluruh lini perusahaan.
Audit ini diselenggarakan oleh British Standards Institution (BSI) dengan metode hybrid, yakni secara langsung di Patra Jasa Office Tower dan daring melalui Microsoft Teams.
Baca Juga: Imlek Makin Seru! Bank Mandiri Hadirkan e-Money Shinchan Oriental Series, Intip Cara Dapatkannya
Chief Audit Executive sekaligus Lead Tim Kepatuhan Anti Penyuapan (TKAP) PIEP, Gus Anita Barus, menyampaikan bahwa audit SMAP ini merupakan bentuk nyata komitmen perusahaan dalam menjalankan Good Corporate Governance serta mendukung upaya pemberantasan korupsi.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan resertifikasi ini bukan jaminan mutlak bebas dari praktik suap, melainkan sebagai panduan bagi seluruh perwira PIEP dalam mencegah tindakan yang bertentangan dengan prinsip anti penyuapan di perusahaan.
Sebagai bagian dari Pertamina Hulu Energi Subholding Upstream, PIEP terus berupaya menciptakan lingkungan bisnis yang sehat dan bebas dari penyuapan.
Baca Juga: PLTGU Muara Tawar dan Tambak Lorok Resmi Beroperasi, Siap Pasok Listrik Jawa-Bali
Manager Relations PIEP, Dhaneswari Retnowardhani, menjelaskan bahwa upaya ini tidak hanya memenuhi ketentuan regulator, tetapi juga untuk mendorong pertumbuhan perusahaan yang lebih baik.
Ia menambahkan bahwa praktik suap bisa berdampak buruk pada keberlangsungan bisnis.
Sehingga penerapan sistem manajemen anti penyuapan menjadi langkah strategis dalam menciptakan transparansi dan integritas di seluruh aktivitas operasional.
Baca Juga: 4 Bukit di Sumatra yang Menyajikan Pemandangan Indah dan Menawan
Lebih lanjut, Dhaneswari menegaskan pentingnya komunikasi yang efektif dalam penerapan sistem ini, baik kepada pihak internal maupun eksternal.
Budaya anti penyuapan harus diperkuat melalui kebijakan yang ketat serta keterlibatan aktif dari seluruh elemen perusahaan.