rilis-bumn

Pertamina Perkuat Sistem Tata Kelola untuk Dukung Program Asta Cita Pemerintahan Prabowo

Kamis, 23 Januari 2025 | 15:45 WIB
Gedung Pertamina (Dok. Pertamina)

Kabar BUMN – PT Pertamina (Persero) terus memperkuat sistem dan konsisten menjalankan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance).

Komitmen ini sejalan dengan Asta Cita pada bidang memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi serta bentuk dukungan terhadap 100 hari kerja Pemerintahan Prabowo-Gibran.

Pertamina telah mengembangkan sistem GCG dengan berkoordinasi bersama Kementerian BUMN dalam operasionalisasinya.

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Pastikan Pasokan Energi Terpenuhi Menjelang Perayaan Imlek Ditandai Pengisian Avtur Perdana di Bandara Singkawang

Upaya yang dilakukan antara lain melakukan konsultasi dan pelatihan bersama penegak hukum, menerapkan regulasi Code of Conduct (COC) dan Conflict of Interest (COI), Sistem Compliance Online (Compol), Whistle Blowing System (WBS) dan Business Continuity Management System (BCMS).

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso mengatakan berbagai upaya dalam rangka memperkuat Sistem GCG Pertamina telah diakui dan menjadi rujukan dari Kementerian/Lembaga, BUMN, Universitas dan Swasta.

“Salah satu sistem unggulan Pertamina yaitu sistem pelaporan atau pengaduan pelanggaran WBS, yang kini menjadi acuan dan perbandingan berbagai instansi pemerintah dan pelaku bisnis lainnya,” ungkap Fadjar.

Baca Juga: Pertamina Pastikan Suplai Energi untuk Dukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Menurutnya, salah satu keunggulan sistem WBS Pertamina adalah sejak 2021 Pertamina telah memiliki Perjanjian Kerja Sama Pengelolaan WBS Tindak Pidana Korupsi Terintegrasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Selain itu, Pertamina juga bekerja sama dengan lembaga lain yakni Inspektorat Kementerian BUMN, Badan Standardisasi Nasional, dan Ombudsman RI.

“Kerja sama dengan penegak hukum lembaga lainnya ini akan membentengi Pertamina dari tindakan yang melanggar hukum,” ujarnya.

Baca Juga: Digitalisasi Pertamina Kunci Efisiensi, Perkuat Ketahanan dan Swasembada Energi

Fadjar menambahkan, pada tahun 2024 WBS, Pertamina telah menerima sertifikasi ISO 37002 dalam penerapan Whistleblowing Management System (Unaccredited).

“Ini merupakan capaian milestone, karena Pertamina menjadi BUMN pertama yang tersertifikasi ISO 37002,” ungkap Fadjar.

Halaman:

Tags

Terkini