rilis-bumn

100 Hari Kerja Presiden Prabowo, PT Sang Hyang Seri Perkuat Kolaborasi untuk Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional

Kamis, 23 Januari 2025 | 18:30 WIB
Memasuki 100 Hari Kerja Presiden Prabowo, PT Sang Hyang Seri perkuat kolaborasi untuk wujudkan swasembada pangan. (Dok. PT Sang Hyang Seri)

Kabar BUMN – PT Sang Hyang Seri (SHS), anak perusahaan holding BUMN pangan ID FOOD, berkomitmen mewujudkan ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Komitmen tersebut diwujudkan SHS dengan memperkuat kolaborasi strategis di masa 100 hari kerja Presiden ini.

Kolaborasi strategis dengan berbagai pihak digalakkan guna mempercepat swasembada pangan yang menjadi salah satu prioritas utama pemerintah.

Baca Juga: Menteri Pekerjaan Umum Kunjungi Lumbung Pangan Sukamandi PT Sang Hyang Seri, Tinjau Rehabilitasi dan Modernisasi Jaringan Irigasi

Mengawali tahun 2025 ini, PT Sang Hyang Seri berkolaorasi dengan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk menyiapkan dan mendistribusikan benih padi bersertifikat kepada petani di seluruh Indonesia.

Harapannya, seluruh petani dapat menggunakan benih padi bersertifikat sehingga produktivitas padi nasional dapat meningkat hingga 20%.

Direktur Utama PT Sang Hyang Seri, Adhi Cahyono Nugroho, menyatakan, “Dengan penggunaan benih padi bersertifikat, para petani dapat menikmati hasil panen yang lebih berkualitas, meningkatkan pendapatan mereka, dan pada akhirnya memperkuat ketahanan pangan nasional.

Baca Juga: PT Sang Hyang Seri Andalkan Benih Padi Nutri Zinc untuk Perbaiki Gizi Nasional

"Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk mendukung visi Presiden Prabowo dalam 100 hari kerja pertamanya.”

Selain itu, SHS terus berkolaborasi dengan PT Pupuk Indonesia untuk memastikan penerapan pemupukan berbasis karakteristik tanah, seperti di Sukamandi, Jawa Barat, sehingga efisiensi dan hasil panen dapat dimaksimalkan.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, dalam kunjungannya ke PT Sang Hyang Seri untuk mengecek permasalahan benih padi, menyampaikan bahwa perbaikan pada sektor benih dapat menghilangkan kebutuhan impor beras di Indonesia.

Baca Juga: Perkuat Tata Kelola, PT Sang Hyang Seri Siap Dukung Ketahanan Pangan Nasional

“Kalau bibit itu kita benahi saja, maka (produksi) kita bisa naik 20 persen. Lha kalau naik 20 persen kan enggak impor lagi, Pak,” kata Zulkifli Hasan.

Beliau menambahkan, “Artinya ada problem yang mendasar mengenai bibit unggul yang harus ditanam oleh petani padi kita di daerah-daerah itu.”

Halaman:

Tags

Terkini