“Dengan adanya sertifikat halal ini, kami berharap dapat memberikan pelayanan yang lebih baik dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk kami, dan masyarakat tidak perlu mencari produk unggas halal di luar Kabupaten Berau,” ujarnya.
Baca Juga: BNI Hadirkan Kesetaraan Gender di Ruang Kerja Selaras Program Asta Cita Perkuat SDM
RPU Ayame Narti kini menjadi pelopor dalam penyediaan jasa penyembelihan unggas halal di Kabupaten Berau, sekaligus mendorong UMKM lain untuk meningkatkan kualitas usahanya.
Senada dengan itu, Ninengah Sudiarti, pemilik RPU Lintang Chicken di Kecamatan Rumbia, Kabupaten Lampung Tengah, juga mengapresiasi upaya Pertamina dalam mendukung usahanya.
Lintang Chicken kini menjadi RPU pertama di wilayah tersebut yang memiliki sertifikat halal.
Baca Juga: Pertamina Hulu Mahakam Berkomitmen dalam Pelestarian Orangutan Kalimantan
“Dengan sertifikasi halal yang difasilitasi Pertamina, usaha kami bisa mendapatkan kepercayaan lebih luas dari para pelaku usaha kecil,” ungkap Ninengah.
Tidak hanya menyediakan jasa pemotongan unggas, Lintang Chicken juga menawarkan berbagai produk seperti ayam potong utuh, ayam fillet, hingga ayam marinasi.
Sertifikasi halal ini membantu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas dan keamanan produk yang ditawarkan.
Baca Juga: Presiden Resmikan 6 PLTS di Wilayah 3T, Dorong Energi Bersih dan Kurangi Penggunaan BBM
Saat ini, sekitar 20 pelaku usaha kecil di Kecamatan Rumbia memanfaatkan produk ayam potong dari Lintang Chicken sebagai bahan baku, terutama untuk pembuatan ayam goreng krispi.
Sebagai BUMN, Pertamina terus mendorong sertifikasi halal yang dapat menciptakan dampak luas di berbagai sektor, mulai dari pemotongan hingga hilirisasi produk ayam.
Inisiatif ini juga mendukung program Asta Cita yang diusung Pemerintah Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kesejahteraan UMKM dan kesehatan masyarakat melalui swasembada pangan.***