Kabar BUMN – Badak LNG, anak usaha PT Pertamina Hulu Energi (PHE) selaku Subholding Upstream Pertamina, menggelar Bimbingan Teknis (BIMTEK) Penggiat Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Kegiatan ini digelar dalam rangka mendukung visi Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba) serta mewujudkan program ke-7 Asta Cita Presiden Republik Indonesia terkait pemberantasan narkoba.
Acara yang diselenggarakan di Badak LNG Learning Center ini berlangsung selama dua hari, Selasa - Rabu (21-22/1/2025).
Baca Juga: Dukung Indonesia Bersinar, Badak LNG Gelar BIMTEK Satgas P4GN untuk Lingkungan Kerja Bersih Narkoba
Dalam penyelenggaraannya, Badak LNG bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bontang.
BIMTEK ini digelar dengan tujuan untuk membekali penggiat atau Satgas P4GN di lingkungan perusahaan dengan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan dalam mendukung upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika.
Upaya tersebut dilakukan sebagai bentuk usaha perusahaan untuk menyiapkan Satgas yang siap dan kompeten dalam menjalankan tugasnya.
Baca Juga: Sepakat Kerja Sama, Pertamina Drilling dan Badak LNG Terapkan Sistem Gas Online Terintegrasi
Para peserta mendapatkan berbagai materi dari narasumber berkompeten di bidangnya, seperti metode pencegahan penyalahgunaan narkoba, kebijakan pemberdayaan masyarakat, public speaking, hingga pemahaman tentang aspek hukum terkait narkoba, adiksi dasar, konseling, rehabilitasi, serta pengembangan karakter sebagai penggiat P4GN.
Kepala BNN Bontang, Lulyana Ramdhani, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah Badak LNG dalam membentuk Satgas P4GN.
Menurutnya, kolaborasi yang dilakukan menjadi langkah besar dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dari narkoba.
Baca Juga: Delegasi Tanzania Dalami Industri LNG Lewat Kunjungan ke Kilang Badak LNG
“Sinergi yang terjalin antara perusahaan dengan BNN Kota Bontang luar biasa.
"Pembentukan dan pelatihan untuk Satgas P4GN di Badak LNG ini semoga dapat menjadi wadah edukasi terkait pencegahan narkoba bagi pekerja dan juga masyarakat,” ungkap Lulyana.