Hal ini sesuai dengan fokus Asta Cita Presiden pada akselerasi teknologi untuk efisiensi pelayanan publik.
Selain itu, Jasa Marga juga bekerja sama dengan Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Kementerian Perhubungan, Kementerian PU, Kepolisian RI, TNI, dan Pemerintah Daerah.
Sinergi dengan PLN untuk penyediaan SPKLU di rest area, serta dengan BMKG untuk integrasi informasi cuaca ke dalam Dynamic Message Sign (DMS) turut memperkuat pelaksanaan operasional yang lancar selama Nataru 2024/2025.
Dalam menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2025, Jasa Marga akan terus mengedepankan visi pelayanan publik berbasis teknologi dan kolaborasi.
Baca Juga: Program Desa Binaan Lingkungan Jasa Marga Raih Penghargaan Indonesia Green Awards 2025
Strategi ke depan mencakup percepatan pelebaran jalan tol, peningkatan kapasitas infrastruktur, dan optimalisasi penggunaan platform digital seperti Jasamarga Integrated Digitalmaps (JID).
Direktur Utama Jasa Marga, Subakti Syukur menyatakan “Kami berkomitmen untuk mendukung program prioritas pemerintah dan arahan Kementerian BUMN dalam memberikan pelayanan infrastruktur terbaik, sejalan dengan nilai-nilai Asta Cita.
"Kolaborasi dengan berbagai pihak akan terus kami perkuat untuk menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan efisien bagi seluruh pengguna jalan,” ujar Subakti.
Subakti juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat atas kontribusinya.
“Kepatuhan masyarakat dalam mengikuti aturan lalu lintas dan arahan petugas sangat berperan dalam kelancaran operasional.
"Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut untuk menciptakan pengalaman berkendara yang lebih baik,” tutupnya.
Jasa Marga akan terus menyiapkan strategi operasional dan peningkatan sejumlah pelayanan di jalan tol milik Jasa Marga Group sebagai upaya untuk menjaga Standar Pelayanan Minimal (SPM) tetap optimal dan mengantisipasi potensi kepadatan yang terjadi selama arus keluar dan balik periode Lebaran mendatang termasuk meningkatkan kualitas layanan operasional dengan memperhatikan semua sisi fasilitas guna memberikan pelayanan maksimal kepada para pengendara.***