rilis-bumn

Jadi Ikon Kesehatan Internasional, Bali International Hospital Dapat Apresiasi Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan

Sabtu, 25 Januari 2025 | 15:20 WIB
Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono saat mengunjungi BIH pada Kamis (23/1). (Dok. IHC)

Direktur Utama IHC, dr. Lukman Ma'ruf, menyampaikan bahwa BIH merupakan bagian dari komitmen strategis IHC sebagai Holding RS BUMN untuk menghadirkan layanan kesehatan bertaraf internasional.

Baca Juga: Erick Thohir Tinjau Progres Pembangunan Bali International Hospital, Menteri BUMN: Indonesia Siap Bersaing dalam Wisata Kesehatan Global

“BIH dirancang tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan layanan kesehatan masyarakat Indonesia tetapi juga untuk menarik pasien dari mancanegara.

"Sebagai rumah sakit flagship, BIH menjadi wujud nyata sinergi dan inovasi IHC dalam membangun ekosistem kesehatan yang terintegrasi, berkelanjutan, dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi serta sektor wisata medis,” ungkapnya.

Senada, Direktur Utama PT Pertamedika Bali Hospital, anak perusahaan IHC yang menaungi BIH, dr. Dewi F. Fitriana, MPH, menegaskan bahwa BIH dirancang dengan standar internasional untuk memastikan kualitas pelayanan kesehatan.

Baca Juga: Menteri BUMN Tinjau Pembangunan Bali International Hospital, Siap Bersaing di Wisata Kesehatan Global

“Fasilitas kami dilengkapi dengan teknologi medis canggih meliputi layanan onkologi terintegrasi dengan terapi radiasi modern dan presisi menggunakan LINAC dan Brakiterapi 3D.

"Selain itu, kami memiliki MRI 3 Tesla untuk pencitraan diagnostik berkualitas tinggi dan sistem laboratorium modern yang memastikan kemampuan diagnostik BIH memenuhi standar internasional,” tuturnya.

BIH didukung oleh tim profesional yang terdiri dari dokter spesialis, sub-spesialis, hingga dokter diaspora yang telah mengembangkan keahliannya di berbagai institusi internasional.

Baca Juga: Menkes Kunjungi IHC Bali International Hospital yang Ditargetkan Beroperasi pada Kuartal III 2024,

BIH juga memiliki center of excellence yang mencakup Kardiologi, Onkologi, Neurologi, Gastroenterohepatologi, dan Ortopedi (CONGO), yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan layanan kesehatan masyarakat Indonesia dan mancanegara.

Sebagai bagian dari KEK Sanur, BIH diharapkan menjadi katalisator dalam mendukung sektor kesehatan dan pariwisata Indonesia.

Dengan penyelesaian proyek yang ditargetkan rampung tahun ini, rumah sakit ini siap diresmikan dan dioperasionalkan untuk memberikan layanan kesehatan unggulan sekaligus menarik wisatawan medis dari berbagai negara.***

Halaman:

Tags

Terkini