Kegiatan ini bertujuan untuk mengasah kesiapan Emergency Response Organization (ERO) dalam menghadapi potensi ancaman keamanan dan kesehatan pekerja di lapangan MLN serta kantor perwakilan di Legacy Hotel, Hydra, Aljir, Aljazair.
Baca Juga: Inspirasi Kado untuk Ibu yang Baru Melahirkan, Tidak hanya Bermanfaat Tapi Juga Berkesan
Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) dan Badan Hukum Indonesia dari Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Judha Nugraha, memberikan apresiasi atas inisiatif ini.
Ia menilai kolaborasi antara PIEP dan para pemangku kepentingan sebagai langkah penting dalam perlindungan tenaga kerja Pertamina di luar negeri.
“Kami memiliki tanggung jawab bersama untuk melindungi Warga Negara Indonesia, termasuk para pekerja Pertamina."
Baca Juga: Dukung UMKM, Jamkrindo Perkuat Sinergi dengan Perusahaan Penjaminan Daerah
"Sistem manajemen tanggap darurat yang dikembangkan oleh PIEP dan PAEP menunjukkan kinerja yang sangat baik. Fokus kami saat ini adalah meningkatkan sinergi antara para pihak untuk memastikan hasil yang optimal,” ujarnya.
Duta Besar Republik Indonesia untuk Aljazair, Chalief Akbar Tjandraningrat, turut menegaskan pentingnya kesiapan menghadapi situasi darurat yang bisa terjadi kapan saja.
“Simulasi bersama ini sangat relevan dalam memberikan pemahaman dan kemampuan yang diperlukan untuk menangani situasi darurat secara efektif."
Baca Juga: BNI Raih Penghargaan Bank Operasional Terbaik 2024 dari Kemenkeu
"Kami berharap kegiatan ini dapat terus dilakukan sebagai aksi preventif untuk kesiagaan terhadap keselamatan pekerja Indonesia di luar negeri, terutama di wilayah yang memiliki tingkat risiko keamanan yang fluktuatif,” imbuhnya.
Skenario simulasi ini mencakup proses evakuasi medis dan keamanan dari area berisiko menuju lokasi yang lebih aman.
Kegiatan berlangsung selama satu hari penuh dengan partisipasi 22 peserta yang terdiri dari perwakilan PIEP, PAEP, Kemlu RI, serta pengamat dari PT Pertamina Hulu Energi dan Kementerian Pertahanan RI.
Baca Juga: Program PNM Mekaar Antarkan Desa Wukisari Raih Penghargaan Desa Wisata Terbaik Dunia 2024 dari UNWTO