rilis-bumn

Prediksi Jasa Marga: 1,5 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Selama Libur Panjang Isra Mikraj dan Imlek 2025

Minggu, 26 Januari 2025 | 14:30 WIB
Jasa Marga prediksi 1,5 juta kendaraan tinggalkan Jabotabek selama periode libur panjang Isra Miraj dan Imlek 2025. (Dok. Jasa Marga)

Kabar BUMN - PT Jasa Marga (Persero) Tbk. memprediksi sebanyak 1.559.680 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek selama periode libur panjang.

Angka tersebut naik 10,9% jika dibandingkan lalin normal dari H-3 Isra Mikraj 2024 s.d Hari H+4 Tahun Baru Imlek 2024 atau pada periode 24 Januari 2025 s.d 2 Februari 2025.

Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Utama.

Baca Juga: Jasa Marga Perkuat Komitmen Kesetaraan Gender dan Kesehatan Mental Karyawan di Lingkungan Perusahaan

Keempat GT tersebut yaitu, GT Cikupa (ke arah Merak), GT Ciawi (ke arah Puncak), dan GT Cikampek Utama (ke arah Trans Jawa) dan GT Kalihurip Utama (ke arah Bandung). 

Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Lisye Octaviana menjelaskan, Jasa Marga memastikan kesiapan layanan operasi jalan tol Jasa Marga Group berjalan dengan optimal.

Utamanya di ruas jalan tol yang berpotensi menjadi destinasi wisata favorit pengguna jalan saat libur panjang.

Baca Juga: Kepada Menteri BUMN, Jasa Marga Sampaikan Evaluasi Pelayanan Nataru 2024/2025 dan Kesiapan Jelang Lebaran

Ruas yang dimaksud di antaranya Jalan Tol Jagorawi untuk wilayah Puncak dan sekitarnya serta Jalan Tol Jakarta-Cikampek dan Cipularang untuk yang menuju arah Trans Jawa dan Bandung.

“Selain memastikan keberfungsian peralatan tol di gardu, kami juga menambah jumlah petugas dan mobile reader untuk menambah kapasitas transaksi di gerbang tol-gerbang tol utama.

"Tidak hanya di gerbang tol, potensi terjadinya kepadatan di lajur pun kami antisipasi dengan penempatan petugas di titik-titik rawan kepadatan di jalan tol favorit untuk mempercepat penanganan gangguan kendaraan di lajur serta mengatur lalu lintas dengan lebih cepat lagi.

Baca Juga: Jasa Marga Perluas Jaringan SPKLU di Rest Area Travoy untuk Dukung Transisi Energi Berkelanjutan

"Melalui diskresi Kepolisian, Jasa Marga juga siap mendukung rencana rekayasa lalu lintas, seperti contraflow, dengan menempatkan petugas dan rambu-rambu pendukung,” ujar Lisye.

Sementara itu untuk layanan di rest area, Jasa Marga menjaga fasilitas umum seperti toilet dan mushola beroperasi dengan baik dan optimal tanpa pungutan liar.

Halaman:

Tags

Terkini