rilis-bumn

ASDP Imbau Masyarakat Persiapkan Perjalanan untuk Antisipasi Arus Balik Long Weekend

Selasa, 28 Januari 2025 | 19:00 WIB
ASDP imbau masyarakat persiapkan perjalanan untuk antisipasi puncak arus balik long weekend. (Dok. ASDP)

Kabar BUMN – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) telah menyiapkan berbagai langkah untuk menghadapi puncak arus balik yang diperkirakan terjadi mulai malam ini hingga Rabu (29/1/2025).

Langkah-langkah antisipasi telah disiapkan agar perjalanan pengguna jasa dengan kapal penyeberangan tetap lancar, aman, nyaman dan selamat.

Untuk itu, ASDP mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik.

Baca Juga: Antusiasme Libur Imlek dan Isra Miraj 2025 Bawa Lonjakan Trafik di Lintasan Tersibuk ASDP

Imbauan ini disampaikan langsung oleh Corporate Secretary ASDP Shelvy Arifin.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk membeli tiket secara online melalui aplikasi atau website Ferizy minimal H-1 keberangkatan.

"Pastikan juga untuk memantau prakiraan cuaca dan mematuhi arahan petugas demi keselamatan selama perjalanan,” ujarnya.

Baca Juga: Kolaborasi ASDP dan ITS: Mendorong Inovasi Maritim yang Berkelanjutan

Pada lintasan Merak-Bakauheni, total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera pada periode 24-27 Januari 2025 tercatat sebanyak 160.044 orang, meningkat 64% dibandingkan 97.293 orang pada periode yang sama tahun lalu.

Total kendaraan yang menyeberang mencapai 40.079 unit, naik 54% dari 26.016 unit pada tahun sebelumnya.

Sebaliknya, dari Bakauheni ke Merak, total penumpang mencapai 134.498 orang atau naik 71% dibandingkan 78.796 orang tahun lalu.

Baca Juga: Antisipasi Kepadatan, ASDP dan Kemenhub Optimalkan Layanan Penyeberangan Selama Periode Libur Panjang Isra Mi’raj dan Imlek 2025

Kendaraan yang menyeberang juga melonjak 47%, dengan total 33.542 unit dibandingkan 22.859 unit pada tahun sebelumnya.

Di lintasan Ketapang-Gilimanuk, total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Bali pada 24-27 Januari 2025 tercatat sebanyak 125.111 orang, naik 48% dibandingkan 84.688 orang tahun lalu.

Halaman:

Tags

Terkini