Dengan memperluas operasional ke luar negeri, termasuk kawasan Timur Tengah, Pertamina Drilling berharap dapat mengukuhkan posisinya sebagai penyedia layanan pengeboran global.
Langkah ini akan mengandalkan teknologi canggih seperti cyber rig dan walking rig yang menjadi keunggulan perusahaan.
Investasi dalam eksplorasi dan pengembangan energi hijau juga menjadi prioritas pada 2025.
“Di tahun 2025, Pertamina Drilling juga akan melakukan Investasi guna membantu dan kontribusi dalam eksplorasi dan pengembangan sumur geothermal adalah langkah strategis yang sejalan dengan komitmen terhadap energi terbarukan dan pengurangan jejak karbon."
"Upaya ini tidak hanya mendukung transisi energi hijau tetapi juga memperkuat posisi Pertamina Drilling sebagai pelopor dalam teknologi green drilling,” lanjut Avep.
Memasuki usia ke-17 pada 2025, perusahaan menargetkan efisiensi operasional yang lebih baik dengan menekan angka NPT di bawah 1%.
Dengan memanfaatkan teknologi modern, diharapkan produktivitas rig semakin optimal untuk mendukung target produksi migas nasional.
Ekspansi internasional terus menjadi prioritas, dengan rencana ekspansi layanan pengeboran ke Timur Tengah.
Pemanfaatan teknologi mutakhir akan menjadi daya tarik utama dalam memperluas pangsa pasar global.
Dengan strategi ini, Pertamina Drilling optimis dapat meningkatkan kontribusi di sektor pengeboran internasional.
Dalam pengembangan sumber daya manusia, Avep menekankan pentingnya pelatihan tenaga kerja yang berkualitas.
Baca Juga: Upacara Adat Suku Tengger yang Menarik Perhatian Orang Karena Unsur Mistismenya yang Kuat