Penyaluran air bersih tahap pertama akan dimulai pada 1 Februari 2025 untuk The Grand Whiz dan Nusa Dua Beach Hotel & Spa - Handwritten Collection.
Baca Juga: Waduk Mblumbang, Danau Tersembunyi di Wonogiri yang Punya Pemandangan Hijau dan Sejuk
Sebagai bagian dari persiapan, ITDC NU telah melakukan uji coba sistem distribusi pada lima tenant, yaitu The Grand Whiz, Kayu Manis Nusa Dua Private Villa.
Nusa Dua Beach Hotel & Spa - Handwritten Collection, Courtyard Bali The Nusa Dua Resort, dan Marriott’s Bali Nusa Dua Garden.
Langkah ini bertujuan untuk memastikan kesiapan sistem sebelum memasuki tahap operasional penuh.
Baca Juga: PT PAL Indonesia Siap Wujudkan Target RKAP 2025, Dorong Kemandirian Industri Pertahanan
Selain itu, ITDC NU juga tengah memperluas jaringan infrastruktur gas untuk memastikan pasokan energi yang efisien dan aman bagi operasional hotel, restoran, serta fasilitas lainnya di The Nusa Dua.
Saat ini, total pasokan gas yang telah disepakati mencapai 67.029 Sm³ per bulan.
Beberapa tenant yang telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) meliputi The Grand Whiz (2.385 Sm³/bulan), Nusa Dua Beach Hotel & Spa - Handwritten Collection (37.100 Sm³/bulan).
Kemudian Kayu Manis Nusa Dua Private Villa (2.000 Sm³/bulan), Paradisus by Melia Bali (5.000 Sm³/bulan), Merusaka Nusa Dua (7.420 Sm³/bulan).
Grand Hyatt Bali (9.520 Sm³/bulan), Bebek Bengil (636 Sm³/bulan), Le Bleu (1.378 Sm³/bulan), dan The Grand Bali (1.590 Sm³/bulan).
Director of Operations ITDC Wenda Ramadya Nabiel menyampaikan, “ITDC berkomitmen untuk terus meningkatkan infrastruktur di The Nusa Dua guna mendukung operasional tenant dan kenyamanan wisatawan."
"Bersama ITDC NU, kami memastikan penyediaan air bersih dan gas yang efisien, andal, dan berkelanjutan."