Kabar BUMN – DAMRI menanggapi terkait viralnya kabar di media sosial mengenai kejadian penikaman yang dialami oleh crew DAMRI pada Minggu (9/2) di SPBU Rajabasa, Kota Bandar Lampung.
Berdasarkan keterangan, insiden ini benar terjadi dengan kronologi saat bus DAMRI sedang mengantre mengisi bahan bakar.
Seorang sopir mobil Pajero diduga melakukan penyerobotan antrean di depan bus DAMRI lalu crew DAMRI menegur sopir tersebut untuk sabar dan mengikuti urutan antrean.
Baca Juga: Jelajahi Indahnya Kawah Ratu, Wisata Alam di Gunung Salak Bogor
Namun, sopir tersebut tidak terima dengan baik terhadap teguran yang disampaikan oleh crew DAMRI sehingga Ia turun dari mobil dan langsung menghampiri dengan emosi tinggi.
Keduanya terlibat perdebatan dan dalam keadaan marah, sopir Pajero mengeluarkan senjata tajam dan mengenai crew DAMRI.
Head of Corporate Communication DAMRI Atikah Abdullah mengatakan peristiwa ini telah ditangani oleh pihak berwenang untuk pemeriksaan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum.
Baca Juga: Xooply by Metranet Dorong Transformasi Digital dalam Pengadaan Pemerintahan
"DAMRI menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi."
"DAMRI pun telah memastikan bahwa crew DAMRI yang menjadi korban telah mendapatkan penanganan medis dengan baik," lanjutnya.
Atikah pun menegaskan bahwa manajemen DAMRI memprioritaskan keamanan dan keselamatan seluruh Insan DAMRI terutama frontliner termasuk pramudi saat sedang menjalani tugas.
"Terima kasih atas segala kepercayaan dan dukungan yang disampaikan masyarakat."
"Kami pun berkomitmen menjaga keamanan, keselamatan, dan kenyamanan pelanggan selama menggunakan layanan DAMRI," tutup Atikah.***