Kabar BUMN – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait menegaskan komitmen pemerintahan Presiden Prabowo untuk menyediakan rumah subsidi yang berkualitas untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
Oleh karena itu, para pengembang perumahan diimbau untuk menjalankan pembangunan perumahan secara bertanggung jawab dengan memperhatikan kualitas bangunan dan lingkungan.
"Meski rumah subsidi, tetap harus berkualitas agar harapan rakyat tidak sia-sia atau kecewa," kata Maruarar saat pertemuan dengan Menteri BUMN, Erick Thohir dan pengembang perumahan di Kementerian BUMN (10/2).
Baca Juga: Valentine, Kencan Seru Bareng Pasangan Cuma Rp150 Ribu: Zoo Date di Gembira Loka!
Sebelumnya, pada acara Focus Group Discussion (FGD) bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Menara Kadin Indonesia, Kamis (6/2), Maruarar juga mendorong pembangunan perumahan.
Menurutnya, pembangunan ini tidak hanya ramah penghuni, tetapi juga ramah lingkungan, bentuk partisipasi sektor perumahan guna menurunkan emisi karbon dan mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menghadirkan inovasi semen hijau yang diproduksi dengan material dan proses yang ramah lingkungan.
Penggunaan semen hijau ini lebih rendah emisi karbon hingga 38% dibandingkan semen konvensional, serta memiliki tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) tinggi, lebih dari 90%.
SIG juga mendorong penggunaan produk turunan semen hijau yaitu material bata interlock presisi, sebagai solusi untuk mencapai target 3 juta rumah per tahun.
Baca Juga: 7 Tempat Wisata Ikonik di Busan, Korea Selatan yang Tidak Boleh Dilewatkan
Direktur Utama SIG, Donny Arsal mengatakan bahwa penggunaan bata interlock presisi memberikan banyak keuntungan dalam pembangunan rumah.
Selain ramah lingkungan karena diproduksi dengan semen hijau SIG, bata interlock presisi juga menawarkan berbagai keunggulan.