rilis-bumn

SKK Migas dan Pertamina EP Papua Gandeng BBKSDA Papua Barat untuk Misi Selamatkan Satwa Endemik

Sabtu, 15 Februari 2025 | 06:00 WIB
Peresmian kandang habituasi kasuari dan kanguru tanah di area kantor Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua Barat pada Selasa (4/2/2025) lalu. (Dok. Pertamina EP)

Kabar BUMN - SKK Migas dan Pertamina EP Papua Field (PEP Papua) Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina kembali mewujudkan komitmennya untuk menyelamatkan satwa endemik.

Komitmen ini ditunjukkan melalui peresmian kandang habituasi kasuari dan kanguru tanah di area kantor Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua Barat pada Selasa (4/2/2025) lalu.

Kandang habituasi tersebut diresmikan oleh Kepala BBKSDA Papua Barat Johny Santoso didampingi Pjs Kepala Perwakilan SKK Migas Wilayah Papua dan Maluku (SKK Migas Pamalu) Galih W Agusetiawan, General Manager Zona 14 PEP Dadang Soewargono, dan Manager PEP Papua Ardi.

Baca Juga: Pertamina EP Bunyu Field Gelar Uji Emisi, Dukung Net Zero Emission 2060

Kandang kasuari tersebut memiliki ukuran panjang 18 meter dan lebar 12 meter, sementara untuk kandang kanguru memiliki ukuran sepanjang 4 meter dan lebar 2 meter

Kepala BBKSDA Papua Barat Johny Santoso mengatakan kandang tersebut merupakan program kolaborasi SKK Migas-PEP Papua dan BBKSDA Papua Barat.

“Perdagangan dan atau penyelundupan satwa khususnya kasuari dan kanguru tanah yang merupakan hewan endemik Papua cukup marak.

Baca Juga: Dukung Inisiatif Keberlanjutan, Pertamina EP Tanjung Field Terima Penghargaan PROKLIM dari DLH Kalsel

"Satwa hasil penyelamatan cenderung kehilangan sifat alamiahnya sehingga memerlukan penanganan untuk mengembalikan naluri bertahan hidup mereka.

"Tujuan dibuatnya kandang transit ini untuk mengembalikan naluri mereka dengan metode habituasi,” ujar Johny.

Johny berpesan agar semua pihak turut mencegah perdagangan satwa endemik, khususnya di rute penerbangan dan perkapalan ke luar Sorong.

Baca Juga: Pertamina EP Prabumulih Berhasil Tingkatkan Produksi LPG hingga 33%, Dukung Pemenuhan Kebutuhan LPG Nasional

Pjs Kepala Perwakilan SKK Migas Pamalu Galih W Agusetiawan menjelaskan bahwa kandang ini mampu menampung hingga 12 ekor kasuari berusia di bawah 1-2 tahun dan kanguru tanah kurang lebih 8 ekor.

“Industri hulu migas tidak hanya beroperasi memenuhi target kebutuhan energi nasional, namun turut berkolaborasi mendukung visi dan misi BBKSDA Papua Barat dalam penyelamatan satwa endemik,” ujar Galih.

Halaman:

Tags

Terkini