“Selain bekerja sama dengan Puskesmas Handil Baru, kami juga melibatkan Mitra Binaan PHM, Kelompok Wanita Tani (KWT) Maju Cantik, dalam pengelolaan olahan pangan bergizi untuk bayi dan balita,” ujarnya.
Baca Juga: Menghabiskan Akhir Pekan di Malang, Enaknya Mampir ke Pantai-pantai Eksotis Ini
Di sekitar Samboja, PHM sendiri memiliki kegiatan operasi hulu migas di Lapangan Senipah Peciko dan South Mahakam.
Dengan berbagai upaya yang telah dilakukan, PHM berharap program ini dapat membawa dampak positif bagi tumbuh kembang anak-anak di Samboja.
Selain itu, langkah ini juga diharapkan dapat membantu menekan angka stunting serta meningkatkan kesejahteraan dan kualitas kesehatan anak-anak di wilayah tersebut.
Baca Juga: Produk Nasabah PNM Mekaar Kini Hadir di Store Whoosh, Melesat Bersama Kereta Cepat
Sementara itu, Manager Communication Relations & CID PT Pertamina Hulu Indonesia, Dony Indrawan, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen PH sebagai induk usaha dalam mendukung pengembangan masyarakat, khususnya di sektor kesehatan.
“Selain di PHM, kami juga menjalankan program pengentasan stunting ini di anak perusahaan dan afiliasi PHI lainnya yang tersebar di Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Utara,” jelasnya.
Dony juga menambahkan bahwa perusahaan meyakini anak-anak yang sehat dan bebas dari stunting memiliki peluang lebih besar untuk meraih masa depan yang lebih baik.
“Untuk mendukung cita-cita Indonesia Emas, kami terus berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna mewujudkan Indonesia bebas stunting,” pungkasnya.
PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) merupakan anak perusahaan PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) yang mengelola bisnis hulu migas di Wilayah Kerja Mahakam, Kalimantan Timur.
Dengan mengedepankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), PHM bersama SKK Migas serta anak perusahaan dan afiliasi PHI lainnya menjalankan berbagai program tanggung jawab sosial.
TJSL ini berfokus pada ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, infrastruktur, dan tanggap bencana untuk mendukung pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan serta pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).***