Kabar BUMN - Direktur PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo didapuk sebagai salah satu panelis dalam agenda Mandiri Investment Forum 2025 yang digelar di Jakarta pada Selasa (11/2).
Pada kesempatan itu, Darmawan mengajak seluruh pihak yang hadir untuk berkolaborasi dalam mewujudkan transisi energi di Indonesia.
Upaya ini selaras dengan visi Pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui swasembada energi.
Baca Juga: Keandalan Listrik Meningkat, PLN Catat Penurunan Durasi dan Frekuensi Gangguan di 2024
Menurutnya, upaya swasembada energi memerlukan kolaborasi dalam sektor inovasi dan investasi berkelanjutan, khususnya untuk proyek-proyek energi bersih.
"Kita perlu mengurangi emisi gas rumah kaca demi masa depan generasi kita selanjutnya.
"Tantangan utamanya adalah bagaimana menyediakan energi yang terjangkau, aman, dan bersih sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi,” ujar Darmawan.
Baca Juga: Proliga 2025 Minggu 6 Putaran 2 Tiba di Pontianak: Jadwal dan Tiket Eksklusif di PLN Mobile!
Darmawan mengungkapkan, Indonesia sebagai negara kepulauan menghadapi tantangan dalam memanfaatkan sumber energi terbarukan yang tersebar.
Untuk mengatasi ketidaksesuaian antara lokasi sumber energi terbarukan dan pusat permintaan energi, PLN telah memetakan kebutuhan pembangunan jaringan transmisi sepanjang lebih dari 63.000 kilometer hingga tahun 2040.
“Tanpa jaringan transmisi ini, tidak ada cara untuk memanfaatkan potensi energi terbarukan kita. Tidak ada transisi tanpa transmisi,” tegasnya.
Baca Juga: Hadiri Peluncuran IETF, PLN Raih Dukungan Hibah senilai 6,5 Juta Euro dari EU dan AFD
Darmawan menambahkan, total investasi yang dibutuhkan untuk transformasi ini mencapai USD 235 miliar hingga tahun 2040.
“Untuk itu, kami perlu menciptakan lingkungan yang kondusif bagi investasi, dengan memastikan proyek-proyek ini bankable, feasible dan memiliki risiko yang dikelola dengan baik,” jelasnya.