- Demand Fulfillment: Pemenuhan kebutuhan berdasarkan service level untuk implementasi awal dan pasca-implementasi.
- Preventive Maintenance: Pemeliharaan preventif rutin minimal dua kali dalam setahun untuk mengurangi risiko gangguan teknis dan mengoptimalkan layanan.
- Corrective Maintenance: Penanganan cepat terhadap insiden atau keluhan agar layanan dapat segera beroperasi kembali.
Layanan ini didukung oleh Network Operation Center (NOC) yang tersebar di berbagai wilayah, memungkinkan pemantauan dan pengelolaan infrastruktur IT secara real time. NOC berfungsi sebagai pusat kendali untuk memantau dan mengelola jaringan IT, serta memastikan respons cepat terhadap permasalahan teknis. PT INTI (Persero) juga menyediakan layanan pengaduan melalui WhatsApp dengan waktu penanganan maksimal 2 jam setelah laporan diterima.
Seat Management
Solusi pengelolaan dan pengamanan perangkat keras dan lunak pengguna akhir, tanpa menyertakan layanan tambahan seperti pemeliharaan berkala.
Sparelog atau Spare Part Management System (SPMS)
Penyediaan suku cadang terpadu serta dukungan logistik, mencakup layanan manajemen sistem dan pengiriman modul perangkat ke berbagai wilayah di Indonesia sesuai dengan standar perjanjian tingkat layanan.
Service Handling
Layanan pengelolaan barang yang mencakup pemindahan, penyimpanan, serta pengendalian aset hingga proses penghapusan.
Repair and Refurbished
- Repair: Proses pemulihan dan pengujian perangkat bekas agar dapat digunakan kembali.
- Refurbished: Pembaruan perangkat bekas yang ditarik kembali oleh pabrik karena tidak memenuhi standar kualitas, sehingga dapat dikembalikan dalam kondisi optimal.
Baca Juga: Auto Hemat! Tambah Daya PLN Lebih Murah Hanya dengan Beli Tiket IIMS 2025
Executive General Manager Sales and Marketing PT INTI (Persero), Delvia Damayanti, menegaskan bahwa solusi Managed Service beserta berbagai metode turunannya menjadi salah satu bisnis utama PT INTI (Persero).
Kontribusi bisnis ini terhadap total penjualan perusahaan dalam periode 2022-2024 mencapai rata-rata 41%.
“Bisnis ini menjadi salah satu poros pertumbuhan Penjualan Perusahaan. Targetnya, solusi ini akan kami genjot agar bisa terimplementasi di targeted customer kami pada sektor perbankan, telekomunikasi, government, dan enterprise,” ujarnya.
Baca Juga: Bukber di Jakarta? Pilih Tempat Ini untuk Suasana Sejuk dan Paket Bukber Menarik!
TENTANG MANAGED SERVICE
Managed Service adalah metode koordinasi pengadaan workstation dalam satu jaringan yang mencakup instalasi, operasi, dan pemeliharaan perangkat keras serta perangkat lunak.
Perusahaan yang mengadopsi sistem ini akan mendapatkan berbagai manfaat, antara lain:
Baca Juga: Tegaskan Komitmennya Perdagangkan Karbon, Pertamina NRE Telah Menjual 864.000 Ton Setara CO2
✅ Mengurangi biaya pengadaan perangkat IT.
✅ Mengubah CAPEX menjadi OPEX untuk efisiensi anggaran.
✅ Membantu SDM perusahaan lebih fokus pada bisnis inti.
✅ Meningkatkan efisiensi dan performa solusi IT.
✅ Menjamin perangkat selalu dalam kondisi terbaru.
✅ Penerapan Service Level Agreement (SLA) untuk pengelolaan dan pemeliharaan perangkat.
✅ Menjamin ketersediaan suku cadang.
Solusi ini mencakup layanan pengelolaan perangkat IT secara menyeluruh, termasuk laptop, personal computer, printer, scanner, UPS, dan tablet, sehingga memastikan operasional perusahaan tetap berjalan optimal.***