rilis-bumn

UMKM Binaannya Berpartisipasi di INACRAFT 2025, Waskita Karya Dorong Agar Bersaing di Pasar Global

Rabu, 19 Februari 2025 | 19:00 WIB
UMKM binaan Waskita Karya kembali berpartisipasi dalam gelaran The Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2025. (DOK. Waskita Karya)

Kabar BUMN - UMKM binaan Waskita Karya kembali berpartisipasi dalam gelaran The Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2025.

Corporate Secretary Waskita Karya Ermy Puspa Yunita menjelaskan, Waskita kini membina lebih dari 600 UMKM di seluruh Indonesia.

“Hal itu merupakan wujud kepedulian kami terhadap perkembangan UMKM sebagai penyumbang 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di Tanah Air,” jelasnya.

Baca Juga: Waskita Karya Selesaikan Proyek Bendungan Rukoh, Serap Hampir 80 Persen Tenaga Kerja Lokal

Sebagai BUMN Konstruksi, menurut Ermy, Waskita tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur tapi juga ikut mendorong pengembangan UMKM agar bisa naik kelas.

Ia menambahkan, partisipasi dalam INACRAFT 2025 merupakan salah satu bentuk nyata bagaimana Waskita Karya membuka peluang lebih besar bagi UMKM binaan.

Dengan kurasi yang ketat, lanjutnya, UMKM yang dipilih Waskita kali ini memiliki produk berkualitas tinggi yang siap bersaing di pasar global.

Baca Juga: Eco-Chic! Tas Plastik Daur Ulang UMKM Waskita Jadi Buruan Pembeli Mancanegara di INACRAFT 2025

Pelaku UMKM binaan Waskita Maghfirah Rahim mengatakan, INACRAFT merupakan wadah yang tepat untuk mengenalkan produknya agar lebih dikenal masyarakat luas.

Sebelumnya, kata dia, tas berbahan plastik daur ulang yang dijualnya hanya menjangkau daerah Makassar, Sulawesi Selatan.

"Alhamdulillah diberi kesempatan oleh Waskita berpartisipasi dalam INACRAFT 2025. Bertemu dengan UMKM lain, bisa banyak belajar, ketemu customer lokal Indonesia bahkan mancanegara," ujarnya.

Baca Juga: Tandai 100 Hari Kerja Presiden Prabowo, Waskita Karya Sebut Bendungan Rukoh dan Jlantah Siap Diresmikan

Sebagai informasi, INACRAFT 2025 berlangsung 5-9 Februari 2025 di Jakarta dengan mengusung tema ‘From Smart Village to Global Market’.

Pameran tahunan itu diikuti sekitar 1.000 peserta hasil binaan dari kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan BUMN.

Halaman:

Tags

Terkini