Kabar BUMN – PT Sang Hyang Seri (PT SHS) menjalin kerja sama dengan Detasemen Khusus 88 Anti Teror Kepolisian Negara Republik Indonesia (Densus 88 AT Polri).
Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat reintegrasi sosial dan meningkatkan daya saing mantan narapidana terorisme (Eksnapiter) melalui sektor pertanian.
Kopaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Pemberdayaan Eksnapiter dalam rangka Peningkatan Produksi Komoditas Pertanian.
Seremoni penandatanganan PKS tersebut berlangsung di Lumbung Pangan Sukamandi, PT Sang Hyang Seri, Subang, Jawa Barat pada Jum'at (21/2).
Penandatanganan PKS ini dilakukan oleh Inspektur Jenderal Polisi Sentot Prasetyo, S.I.K., selaku Kepala Detasemen Khusus 88 Anti Teror Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan Adhi Cahyono Nugroho, selaku Direktur Utama PT Sang Hyang Seri.
Kerja sama ini bertujuan untuk memberdayakan Eksnapiter melalui pelatihan dan pendampingan dalam budidaya padi dan peternakan, sehingga mereka dapat memiliki keterampilan dan daya saing nantinya.
Dalam sambutannya, Inspektur Jenderal Polisi Sentot Prasetyo menyatakan bahwa program ini merupakan langkah strategis dalam proses reintegrasi sosial bagi mantan narapidana terorisme.
“Eksnapiter yang telah selesai menjalani hukuman dan lolos skrining oleh Densus 88 AT Polri akan mendapatkan kesempatan untuk berpartisipasi dalam program ini.
"Dengan pembelajaran, stimulasi, motivasi, serta pemberian kuasa dalam pengelolaan pertanian dan peternakan, diharapkan mereka dapat lebih berdaya dan mandiri dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Baca Juga: PT Sang Hyang Seri Andalkan Benih Padi Nutri Zinc untuk Perbaiki Gizi Nasional
Sementara itu, Direktur Utama PT Sang Hyang Seri, Adhi Cahyono Nugroho, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus pemberdayaan sosial.
“Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang pertanian, PT Sang Hyang Seri siap memberikan pelatihan, pendampingan teknis, serta akses terhadap sarana dan prasarana pertanian bagi para peserta program ini.