"Ini adalah bukti nyata keberpihakan PLN dalam mendukung UMK untuk naik kelas," ungkap Gregorius.
Power UMK Hub menampilkan produk yang berasal dari Rumah BUMN Gunung Kidul, Rumah BUMN Pacitan, Rumah BUMN Blitar, serta HUB UMK Jaya dan nantinya akan bergantian dengan Rumah BUMN lainnya.
Menariknya, tidak hanya produk yang dipamerkan, desain dan material booth Power UMK Hub juga mengusung prinsip keberlanjutan.
Pengelolaan booth ini menggunakan 320 kilogram sampah plastik daur ulang, termasuk tutup botol, botol skincare, dan botol body lotion yang dikelola oleh UMK binaan PLN.
Baca Juga: Lamar Magang di BTN, Dapatkan Pengalaman Berharga Bekerja di Bank BUMN
"Kami ingin memastikan bahwa dukungan terhadap UMK tidak hanya dari sisi pemasaran, tetapi juga bagaimana bisnis mereka dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan," tutup Gregorius.***