rilis-bumn

Bank Mandiri Hadirkan Respectful Workplace Policy, Upaya untuk Ciptakan Lingkungan Kerja Inklusif

Selasa, 25 Februari 2025 | 18:45 WIB
Bank Mandiri hadirkan Respectful Workplace Policy (RWP) untuk ciptakan lingkungan kerja inklusif. (Dok. Bank Mandiri)

Kabar BUMN - Bank Mandiri menghadirkan Respectful Workplace Policy (RWP).

RWP dihadirkan untuk membangun budaya kerja yang bebas diskriminasi dan berbasis integritas, sekaligus memberikan nilai tambah bagi karyawan.

Hal ini sejalan dengan komitmen Bank Mandiri dalam menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan berkelanjutan melalui penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Baca Juga: Bank Mandiri Percepat Digitalisasi Pasar Tradisional dengan Livin’ Pasar, UMKM Makin Berdaya!

Selain itu, RWP juga menjasi bagian dari upaya Bank Mandiri dalam memperkuat sinergi dan akselerasi prestasi untuk percepatan ekonomi negeri.

Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan seluruh karyawan mendapatkan perlakuan setara, bebas dari diskriminasi, pelecehan, dan bentuk kekerasan lainnya.

Sebagai langkah konkret, Bank Mandiri mengadopsi standar diversity, equity, and inclusion (DEI) dalam operasionalnya.

Baca Juga: Konsisten Jaga Stabilitas Perbankan, Bank Mandiri Catat Kondisi Keuangan Tetap Solid

Hal ini mencakup rekrutmen berbasis meritokrasi, pelatihan tanpa bias gender, serta promosi dan kompensasi yang adil.

Strategi ini mencerminkan upaya Bank Mandiri dalam mendukung pilar sosial ESG, yang semakin diperhatikan oleh investor dan pemangku kepentingan global.

Dalam Laporan Keberlanjutan 2023, Bank Mandiri melaporkan bahwa perempuan berkontribusi 52% dari total tenaga kerja, dengan 46% posisi manajerial dan direktur diisi oleh perempuan.

Baca Juga: Bank Mandiri Dinobatkan sebagai Salah Satu Perusahaan Terbaik di Asia Pasifik 2025 oleh TIME

Data ini menempatkan Bank Mandiri sebagai salah satu perusahaan yang berhasil dalam implementasi gender equality.

Selain itu, prinsip equal pay for equal work juga diterapkan dengan memastikan rasio gaji karyawan laki-laki dan perempuan tetap seimbang, yaitu 1:1, berbasis kinerja tanpa bias gender.

Halaman:

Tags

Terkini