rilis-bumn

PELNI Dukung Pengolahan Limbah Kerang Hijau dengan Bantuan Mesin Conveyor Belt

Kamis, 27 Februari 2025 | 16:00 WIB
PT PELNI serahkan mesin conveyor belt untuk pengolahan limbah kerang hijau di Cilincing. Dukung keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan warga pesisir. (Dok. PELNI)

Kabar BUMN — PT Pelayaran Nasional Indonesia (PT PELNI) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) memberikan dukungan nyata bagi masyarakat pesisir dengan menyerahkan bantuan mesin conveyor belt.

Bantuan ini diberikan kepada Kelompok Cangkring (Cangkang Kering) Kalibaru Timur, Cilincing, Jakarta Utara, sebagai upaya meningkatkan efektivitas pengelolaan limbah kerang hijau sekaligus memperbaiki kesejahteraan warga.

Acara serah terima yang digelar pada Kamis (27/02) ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Vice President Treasury dan TJSL PELNI Fauziah Ferryna, Deputi II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS RI Dr. Imdadun Rahmat, serta Direktur Pengumpulan Badan BAZNAS RI Faisal Qosim.

Baca Juga: 6 Makanan yang Bisa Jadi Pilihan Saat Sahur Kesiangan, Simpan di Lemari Es untuk Berjaga-jaga

Selain itu, hadir pula perwakilan dari Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara, Pimpinan Bidang IV BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta, serta tokoh masyarakat dan komunitas Cangkang Kering.

Kegiatan ini menjadi bukti sinergi antara PELNI dan mitra strategis dalam mendukung keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Vice President Treasury dan TJSL PELNI, Fauziah Ferryna, menegaskan bahwa program ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menjaga lingkungan serta memberdayakan masyarakat.

Baca Juga: Elnusa Perkuat Kemandirian Ekonomi Melalui Program Desa Energi Berdikari Sumengko

“Penyerahan mesin conveyor belt ini bukan sekadar bantuan alat, tetapi juga simbol komitmen kami untuk memberdayakan masyarakat dan melestarikan lingkungan,” ungkapnya.

Mesin conveyor belt yang diserahkan dirancang untuk mempercepat proses pengangkutan cangkang kerang hijau yang sebelumnya telah dibersihkan secara alami di laut.

Dengan kehadiran mesin ini, Kelompok Cangkring Kalibaru Timur diharapkan dapat lebih efisien dalam mengolah limbah tersebut, sekaligus mengurangi dampak negatif terhadap ekosistem pesisir.

Baca Juga: Telkom Perkuat Transformasi Digital dengan BigBox AI untuk Efisiensi Bisnis

“Dengan kerja sama yang baik bersama Kelompok Cangkring Kalibaru Timur dan dukungan dari BAZNAS, kami berharap program ini dapat menjadi inspirasi bagi komunitas lain untuk turut berkontribusi dalam menjaga kebersihan laut dan pesisir,” tambah Fauziah.

Tak hanya memberikan alat, PELNI juga melengkapi program ini dengan pelatihan serta pendampingan berkelanjutan.

Halaman:

Tags

Terkini