Kabar BUMN – Dalam rangka menyambut GT World Challenge Asia 2025 yang akan berlangsung pada 9-11 Mei 2025, Mandalika Grand Prix Association (MGPA) terus meningkatkan persiapan di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, NTB.
Salah satu langkah utama yang dilakukan adalah pelatihan keselamatan bagi marshal dan racing committee, guna memastikan kesiapan mereka dalam menghadapi berbagai skenario di lintasan.
Pelatihan ini melibatkan 5 Chief Rescue & Recovery Marshal, 6 Chief Track Maintenance, 7 Racing Committee, serta 20 Chief Sector Marshal.
Baca Juga: 5 Minuman Hangat yang Pas untuk Buka Puasa di Musim Hujan
Mereka mendapatkan pembekalan dari Taqwa Suryo Swasono dalam aspek keselamatan dan teknis, serta Michael Andries yang memberikan pelatihan teknis otomotif.
Program ini terdiri dari dua sesi utama, yaitu In-Class Training dan Field Training.
Pada sesi In-Class Training, peserta mempelajari regulasi nasional balap mobil, prosedur evakuasi kendaraan, penggunaan alat komunikasi, arti bendera balap, serta teknik pemadaman api pada kendaraan terbakar.
Baca Juga: PT MUM Buka Lowongan Staf Akunting, Ini Kualifikasi yang Dibutuhkan
Sementara itu, sesi Field Training menitikberatkan pada simulasi evakuasi pembalap saat terjadi insiden di lintasan.
Seluruh marshal yang bertugas berasal dari tenaga kerja lokal, sebagai bentuk komitmen MGPA dalam memberdayakan masyarakat sekitar.
Selain itu, MGPA juga bekerja sama dengan Tim Medis RSUD Provinsi NTB serta Tim Ekstrikasi Basarnas Mataram untuk memperkuat persiapan dalam aspek Rescue & Recovery selama perlombaan.
Baca Juga: 5 Kebiasaan Buruk Turis Indonesia Saat di Luar Negeri yang Terbukti Memalukan!
Direktur Utama MGPA Priandhi Satria menegaskan pentingnya pelatihan ini dalam memastikan kelancaran GT World Challenge Asia 2025.
“Pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memastikan seluruh tim yang bertugas di Pertamina Mandalika International Circuit memiliki pemahaman yang mendalam tentang keselamatan dan regulasi balap mobil."