“PFpreneur menjadi program Pertamina yang mendorong kemandirian serta pertumbuhan ekonomi melalui kewirausahaan.
Baca Juga: Resep Kolak Pisang Endul untuk Takjil Berbuka Puasa, Dijamin Enak!
"Kami berharap, UMKM terbaik yang terpilih di PFpreneur ini, dapat tercipta produk-produk unggulan lokal berdaya saing nasional dan berkualitas ekspor,” ujar Fadjar.
Tahun lalu, salah satu lulusan program PFpreneur 2023 yakni Exobrooch, menjadi Champion UMK Academy pada kategori “Go Green”.
Exobrooch menciptakan produk fesyen dari sisa kain dan mengusung konsep zero-waste. Produknya terinspirasi dari budaya lokal dan telah mampu dipasarkan lebih luas.
Vice President CSR & SMEPP PT Pertamina (Persero) Rudi Ariffianto mendorong UMKM terbaik terus bersemangat dan belajar dalam meningkatkan daya saing usahanya.
“Womenpreneur adalah sosok yang tangguh dan punya motivasi untuk terus mengembangkan usahanya," ujarnya.
Untuk itu, lanjutnya, para womenpreneur yang terpilih menjadi Top 350 dalam PFpreneur 2025 ini akan masuk ke dalam ekosistem pembelajaran Pertamina UMK Academy.
Baca Juga: Mau Mitsubishi New Xpander Gratis dari Telkomsel? Yuk Tukarkan Poinmu dengan Kupon Undi-Undi Hepi
"Kurikulum pengembangan utamanya, yaitu Go Modern, Go Digital, Go Online, Go Global serta Go Green," pungkas Rudi.
Top 350 UMKM terpilih dari 13.860 UMKM pendaftar.
Lima tahapan seleksi mulai dari administrasi dan berbagai pelatihan terkait produk dan manajemen profesional seperti strategi penetapan harga, manajemen karyawan dan pelanggan, dan penggunaan aplikasi modern.
Baca Juga: Pertamina Turunkan Harga Avtur di 37 Bandara untuk Dukung Penerbangan Mudik Lebaran
Presiden Direktur Pertamina Foundation Agus Mashud S. Asngari menyebutkan bahwa setiap tahapan PFpreneur sebagai pelatihan, karena menggunakan metode pre-test dan post-test untuk menguji keterampilan dan pengetahuan mereka setelah diberikan beragam pelatihan dan pendampingan.