Sementara itu, Brigjen Pol. Raden Slamet Santoso, Dirgakkum Korlantas Polri, menguraikan berbagai langkah proaktif yang telah dan akan dilakukan untuk menangani potensi gangguan lalu lintas selama periode Lebaran.
Ia menyampaikan bahwa pengukuran kesehatan pengemudi, terutama untuk kendaraan berat, telah dilakukan untuk mendeteksi tekanan darah dan kadar gula yang tinggi yang berpotensi mengganggu konsentrasi saat berkendara.
"Kami juga telah memetakan titik-titik rawan kecelakaan, seperti di area Semarang ABC, Semarang-Solo, dan menerapkan berbagai rencana rekayasa lalu lintas seperti sistem one way, contraflow dengan penambahan barikade, traffic cone, serta safety car untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas," jelasnya.
Direktur Utama Jasa Marga, Subakti Syukur, menyatakan bahwa Jasa Marga berkomitmen aktif berkolaborasi dengan Pemerintah dan seluruh stakeholder untuk memastikan perjalanan mudik dan balik Lebaran berlangsung aman, nyaman, dan efisien.
Baca Juga: Sepanjang 2024, PHE ONWJ Sukses Bukukan 59 Juta Jam Kerja Selamat
Menurut Subakti, kesiapan operasional Jasa Marga tidak hanya terfokus pada pengendalian flow kendaraan, namun juga melibatkan optimalisasi layanan operasional melalui teknologi digital.
"Kami telah memaksimalkan fungsi kantor perwakilan dan gerbang tol sebagai rest area fungsional, mengintegrasikan infrastruktur Kemenhub dan Korlantas melalui aplikasi super app Jasamarga Integrated Digitalmap (JID) untuk meningkatkan akurasi rekayasa lalu lintas," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pihaknya juga bekerja sama dengan stakeholder untuk menyediakan informasi menuju rest area non-tol di sekitar akses keluar jalan tol.
Baca Juga: Menu Wajib Berbuka Puasa di 4 Negara, Ringan, Manis, dan Memulihkan Energi dalam Sekejap
Lebih jauh, Jasa Marga telah melakukan peningkatan signifikan terhadap armada dan peralatan pendukung, antara lain penambahan kendaraan derek dari 147 unit menjadi 204 unit, penambahan unit crane menjadi 5 unit untuk mengantisipasi kejadian khusus.
Kemudian penambahan kendaraan Mobile Customer Service, ambulans, mobil rescue, serta tim pengurai yang siap merespons berbagai situasi darurat di jalan tol.
Sebelumnya Jasa Marga juga telah menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi V DPR RI untuk membahas kesiapan infrastruktur dan transportasi menjelang libur Lebaran 2025 di Jakarta pada Selasa (11/3).
Baca Juga: Didukung PTBA, Sugeng Priyanto Sukses Jadi Peternak Lele
Dalam agenda tersebut, Komisi V DPR RI menegaskan komitmennya dalam mendukung kesiapan infrastruktur dan transportasi untuk menghadapi arus mudik Lebaran 2025.