rilis-bumn

Dukung Keberlanjutan, Bank Mandiri Optimalkan Sistem Daur Ulang dan Akses Air Bersih

Minggu, 23 Maret 2025 | 15:00 WIB
Bank Mandiri dukung keberlanjutan dengan mengoptimalkan akses air bersih dan daur ulang. (Dok. Bank Mandiri)

Kabar BUMN - Bank Mandiri terus mendukung Sustainable Development Goals (SDGs).

Dukungan ini ditunjukkan bank berlambang pita emas ini melalui penggunaan air secara berkelanjutan.

Bank bersandi saham BMRI ini turut berfokus pada pengurangan konsumsi air serta peningkatan daur ulang dalam operasi perusahaan, serta memberikan dukungan pelestarian sumber air di pedesaan.

Baca Juga: Di Tengah Ketidakpastian Pasar Global, Bank Mandiri Terbitkan Global Bond Sebesar US$800 Juta dengan 3.5 Kali Oversubscription

Saat ini, Bank Mandiri bahkan telah melengkapi beberapa gedung, seperti di Plaza Mandiri, Menara Mandiri dan Wisma Mandiri dengan sistem daur ulang air.

Air ini kemudian dapat digunakan untuk kebutuhan operasional sehari-hari, seperti pemeliharaan tanaman, sanitasi, hingga air minum yang memenuhi baku mutu.

Corporate Secretary Bank Mandiri M. Ashidiq Iswara mengatakan, Bank Mandiri konsisten melakukan pemantauan bulanan atas penggunaan air.

Baca Juga: Bank Mandiri Group Salurkan 57.600 Santunan Ramadan untuk Anak Yatim, Lansia, dan Yayasan di Indonesia

Inisiatif ini dapat memperhatikan tingkat konsumsi serta efektivitas penggunaan air bersih dalam operasional gedung.

“Kami mengoptimalkan pemanfaatan air efluen melalui sistem daur ulang dengan teknologi yang tepat.

“Dengan cara ini, air yang telah digunakan dapat diproses kembali untuk keperluan lain, sehingga dapat menghemat penggunaan air bersih.

Baca Juga: Minat Jadi Content Creator di Bank Mandiri? Segera Lamar Lowongan Magangnya Melalui Link Berikut

“Bank Mandiri percaya bahwa langkah ini dapat menjadi contoh pengelolaan air yang berkelanjutan dan ramah lingkungan di lingkungan perkantoran,” ujar Ashidiq.

Menurutnya, hingga akhir tahun 2024 Bank Mandiri telah memanfaatkan sebanyak 88 ribu meter kubik (m3) air daur ulang, atau 13 persen dari total penggunaan air.

Halaman:

Tags

Terkini