"Saya yakin pencapaian positif ini dapat terus dipertahankan, dan kami akan terus melakukan perbaikan untuk memastikan adanya continuous improvement dalam kinerja ke depannya,” ujar Direktur Regional Indonesia Timur Muhamad Arifin.
Baca Juga: H-10 s.d H-8 Libur Idulfitri, Jasa Marga Catat 459 Ribu Kendaraan Meninggalkan Jabotabek
Capaian jam kerja selamat ini diperoleh dari berbagai wilayah operasi Regional Indonesia Timur, termasuk Zona 11 dan Zona 12 di Jawa Timur, Zona 13 di Sulawesi, serta Zona 14 di Papua.
Keberhasilan ini juga diperkuat dengan berbagai penghargaan dari internal dan eksternal perusahaan.
Seperti Patra Nirbhaya Karya Utama Adinugraha, Patra Karya Raksa Tama, Subroto Award dari Kementerian ESDM, Zero Accident dari Kementerian Tenaga Kerja, serta Patra Adikriya Bhumi dari Pertamina.
Baca Juga: Sebelum Mudik, Kenali Rest Area di Jalan Tol Agar Perjalanan Makin Nyaman
Komisaris Utama PEPC, Taufan Hunneman, menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam memastikan keselamatan kerja.
“Budaya HSSE sangat penting untuk ditingkatkan. Saya percaya faktor sumber daya manusia memegang peranan penting, sehingga harus ada sinergi yang kuat antara HSSE dan HR untuk meningkatkan skill dan pengetahuan personel,” kata Taufan.
Senior Manager HSSE, Vendy Hendrawan, menegaskan bahwa setiap perwira di Regional Indonesia Timur berkomitmen penuh untuk mencapai Zero Incident dan menjadikan HSSE sebagai nilai utama dalam setiap kegiatan migas yang berisiko tinggi.
Baca Juga: Gadai Peduli Pegadaian, Solusi Dana Cepat Bebas Bunga Jelang Mudik Lebaran 2025
Berbagai langkah telah diterapkan untuk memperkuat budaya HSSE, seperti Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Keamanan serta Lindungan Lingkungan (K3LL), Risk Management.
Corporate Life Saving Rules (CLSR), Contractor Safety Management System (CSMS), Process Safety & Asset Integrity Management System (PSAIMS), Sistem Izin Kerja Selamat (SIKA), Fit to Work, Wellness Program, dan Human & Organizational Performance (HOP).
Setiap pekerja dan mitra kerja di Regional Indonesia Timur diwajibkan untuk selalu menjunjung tinggi HSSE Golden Rules Pertamina: Patuh, Intervensi, dan Peduli.
Prinsip ini menjadi pedoman dalam menjalankan tugas sehari-hari guna memastikan keselamatan dan keberlanjutan operasional.