Kabar BUMN – PT Sang Hyang Seri (PT SHS) terus memperkuat sinergi dengan petani untuk meningkatkan produksi serta kualitas benih padi nasional.
Dalam upaya mendukung ketahanan pangan nasional, Direktur Utama PT SHS, Adhi Cahyono Nugroho, mengunjungi Kelompok Tani Sido Luhur yang dipimpin Joko Waluyo di Desa Sribit, Sragen, Jawa Tengah.
Kunjungan ini menegaskan komitmen anak usaha BUMN Pangan ID FOOD dalam membangun hubungan jangka panjang dengan petani, terutama dalam sistem pembayaran Calon Benih Kering Sawah (CBKS).
Baca Juga: Telkom Perkuat Komitmen ESG dengan Sobat Aksi BUMN 2025 di Karangploso
Melalui penerapan sistem one day payment, PT SHS memastikan petani menerima pembayaran hasil panennya dengan lebih cepat dan transparan, hanya dalam satu hari kerja.
“Sistem one day payment adalah wujud nyata komitmen PT SHS dalam mendukung petani," ungkap Adhi.
Ia menjelaskan, PT SHS ingin memastikan bahwa petani mendapatkan hak mereka dengan cepat, sehingga mereka lebih tenang dan fokus dalam meningkatkan produktivitas pertanian.
Baca Juga: Dengan 32 Bus, DAMRI Antar Peserta Mudik Gratis Pemprov Banten
"Langkah ini juga menjadi bagian dari dukungan kami terhadap program Asta Cita ketahanan pangan nasional yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo,” ujar Adhi.
Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam pengembangan pertanian inovatif, PT SHS menetapkan Joko Waluyo sebagai petani teladan.
Sejak bermitra dengan PT SHS pada 2004, Joko dikenal disiplin dan ahli dalam menerapkan sistem tanam Intensifikasi Padi 300 (IP 300), yang memungkinkan panen tiga kali dalam setahun.
Hasil produktivitasnya pun terus meningkat, dari rata-rata 9 ton/ha CBKS pada musim tanam pertama (MT I), menjadi 10,6 ton/ha pada MT II, dan mencapai 12 ton/ha pada MT III.
Pada MT II tahun ini, Joko bekerja sama dengan PT SHS Cabang Jawa Tengah & DIY di lahan seluas 20 hektare, menggunakan varietas Inpari 32 untuk menghasilkan benih pokok (label ungu) serta mengembangkan benih padi berlabel putih (Benih Sumber/BS).