Jumlah tersebut terdiri dari 17.982 unit mobil, 21.863 sepeda motor, 951 bus, dan 1.492 truk.
Di Pelabuhan Ciwandan, jumlah pemudik motor mencapai rekor tertinggi pada Sabtu (29/3) atau H-2 Lebaran dengan 23.264 unit.
Dengan mulai landainya arus pemudik sepeda motor di Merak-Bakauheni, layanan untuk kendaraan roda dua dari Ciwandan resmi ditutup pada Minggu (30/3) pukul 12.00 WIB sesuai ketentuan diskresi Surat Keputusan Bersama.
Data dari Posko Merak dalam periode 24 jam pada H-2 menunjukkan adanya 53 kapal yang beroperasi, dengan total penumpang mencapai 161.656 orang, meningkat 3% dibanding tahun lalu yang berjumlah 156.424 orang.
Kendaraan roda dua yang menyeberang mencapai 23.264 unit, mengalami lonjakan 53% dibandingkan tahun lalu yang hanya 15.213 unit.
Sementara kendaraan roda empat mengalami penurunan 8%, dari 17.859 unit tahun lalu menjadi 16.460 unit tahun ini.
Secara keseluruhan, kendaraan yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera pada H-2 mencapai 41.498 unit, meningkat 18% dari tahun lalu yang berjumlah 35.289 unit.
Secara kumulatif, dari H-10 hingga H-2, total penumpang yang menyeberang ke Sumatera mencapai 833.404 orang, meningkat 7% dibanding tahun lalu yang mencapai 780.541 orang.
Jumlah kendaraan yang telah menyeberang tercatat sebanyak 193.522 unit, naik 5% dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah 183.593 unit.
Di sisi lain, Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk mengalami lonjakan signifikan dalam reservasi tiket penyeberangan pada Minggu (30/3).
Baca Juga: 5 Destinasi Wisata di Klaten, Cocok Dikunjungi Saat Mudik Lebaran 2025
Hal ini disebabkan oleh penutupan operasional pelabuhan saat Hari Raya Nyepi, yang mengakibatkan akumulasi kendaraan yang ingin menyeberang setelahnya.