"Kami berharap Haluan Bali bisa semakin besar, produktif, dan menjadi brand lokal yang dibanggakan Indonesia," jelasnya.
Baca Juga: PLN Siaga di Posko Mudik BUMN 2025, Hadirkan Layanan Optimal bagi Pemudik
Senada, Bayu Ratna Diny dari Diby Leather juga merasakan dampak positif dari Pertamina UMK Academy 2024.
Setelah mengikuti kelas Go Global, omzetnya melesat ditopang oleh naiknya permintaan.
"Dari kelas pelatihan yang kami ikuti, Diby Leather juga berhasil menjalin tiga kolaborasi baru dengan berbagai pihak, termasuk pemberdayaan perempuan dengan masyarakat sekitar, kolaborasi produk dengan UMKM dan juga pemerintah," jelasnya.
Baca Juga: Libur Lebaran di Trans Snow World, Simak Promo Spesialnya!
Peraih Champion Pertamina UMK Academy 2024 kelas Go Modern, Ika Bunga Maharani pemilik produk aksesoris dan fesyen dengan brand Exobrooch mengaku mampu menambah jumlah pelanggan hingga mampu melakukan penghematan biaya produksi.
Selain itu, ia sukses menghadirkan inovasi produk baru lantaran mendapatkan pelatihan tentang Go Green.
Dari pelatihan ini, Exobrooch berhasil membuat produk baru yang lebih ramah lingkungan, yakni Eco-friendly scrunchie, sustainable hairpin batik, sustainable HP strap, hingga kostum dari limbah rumah tangga.
Baca Juga: Hemat Biaya Arus Balik dengan Promo DAMRI! Simak Cara Mendapatkan Diskonnya!
Vice President CSR & SMEPP Management Pertamina, Rudi Ariffianto memaparkan beragam manfaat yang bisa didapat UMK apabila mengikuti program Pertamina UMK Academy.
Pertama, UMK bisa mendapatkan pelatihan dan pendampingan bisnis oleh mentor profesional.
Kedua, skill UMK dalam menjalankan usaha bisa terdorong lewat gamifikasi yang dilakukan.
Baca Juga: Masa Angkutan Lebaran 2025, KAI Group Sukses Layani 11,8 Juta Penumpang
Ketiga, UMK bisa mendapatkan bantuan sertifikasi usaha untuk meningkatkan daya saing.