rilis-bumn

Kelistrikan Maluku Siaga Penuh Selama Libur Idulfitri, Menteri ESDM: Pasokan Listrik Aman dan Lancar

Senin, 7 April 2025 | 14:30 WIB
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia menerima pemaparan dari PLN terkait kondisi kelistrikan saat momen libur Idulfitri 1446 H di UP3B Maluku, Kota Ambon, Sabtu (5/4). (Dok. PLN)

"Kami telah melakukan pengecekan menyeluruh, mulai dari pasokan energi primer, pembangkit, transmisi, distribusi, hingga personel," ucap Darmawan.

PLN telah menetapkan masa siaga dari 17 Maret hingga 11 April 2025.

Baca Juga: PLN Berangkatkan 11.300 Pemudik Melalui Program Mudik Gratis Bersama BUMN 2025

Selama periode ini, pasokan energi primer dipastikan mencukupi—batu bara tersedia untuk lebih dari 22 hari operasi (HOP), gas untuk lebih dari 30 HOP, dan BBM lebih dari 20 HOP.

"Ini saya kira adalah suatu persiapan yang sangat cukup dari sisi pembangkitan.

"Kami juga terapkan monitoring real-time untuk menjamin pasokan listrik mencukupi dan andal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama momen Idulfitri," ujar Darmawan.

Baca Juga: PLN Siap Terangi Hari Raya Idulfitri 1446 H dengan Layanan Kelistrikan Maksimal Tanpa Kendala

Untuk mengantisipasi gangguan dan menjaga kelistrikan tetap stabil, PLN juga menyiapkan infrastruktur pendukung berupa 1.839 unit genset, 636 UPS, dan 1.276 Unit Gardu Bergerak (UGB) yang tersebar di berbagai wilayah.

Sebanyak 69 ribu personel siaga dan 3.830 posko siaga turut diterjunkan secara nasional.

Di tingkat regional, General Manager PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU), Awat Tuhuloula, menyatakan bahwa pasokan listrik di wilayahnya berada dalam kondisi aman dan terkendali.

Baca Juga: PLN Resmikan SPKLU Center Pertama di Indonesia, Siap Layani Pemudik di Rest Area 38B Tol Jagorawi

“Kami memiliki daya mampu sebesar 106 MegaWatt (MW) dengan beban puncak 57 MW, juga cadangan daya sebesar 49 MW di Sistem Ambon.

"Sementara Sistem Ternate, beban puncaknya mencapai 38 MW, sementara kami memiliki daya mampu sebesar 66 MW dengan cadangan sebesar 28 MW,” jelas Awat.

Selain 1.250 personel yang bersiaga di 203 posko strategis di Maluku dan Maluku Utara, PLN juga menyiagakan 20 petugas bersertifikasi Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) untuk menjamin respons cepat saat terjadi gangguan.

Baca Juga: PLN EPI Kolaborasi dengan EML Pasok Gas untuk Sistem Kelistrikan Madura

Halaman:

Tags

Terkini